Nyeruput Kopi Jelang HUT Kemerdekaan RI ke 73, Paguyuban Jawa Kalbar Ajak Semua Tokoh Jaga Silaturahmi

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 386

Nyeruput Kopi Jelang HUT Kemerdekaan RI ke 73, Paguyuban Jawa Kalbar Ajak Semua Tokoh Jaga Silaturahmi
COFFEE MORNING - Sejumlah tokoh tampak hadir pada kegiatan nyeruput kopi atau coffee morning yang digelar Paguyuban Jawa kalimantan Barat (PJKB) di Balairung Rumah Melayu Kalbar Jalan Sutan Syarir Pontianak, Kamis (9/8). (Ist)
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 Paguyuban Jawa kalimantan Barat (PJKB) lakukan kegiatan nyeruput kopi atau coffeee morning di Balirung Rumah Melayu Kalbar Jalan Sutan Syarir Pontianak, Kamis (9/8).

SP - Nyeruput Kopi dalam Tradisi Jawa adalah menikmati secangkir kopi sbelum melakukan aktivitas dengan menikmati dan meminum dengan cara dituang dilepek sambil menikmatii jajanan pasar.

Nyeruput kopi bersama Paguyuban Jawa Kalbar juga diisi dengan dialog kebangsaan dalam keberagaman budaya menuju Kalbar berbudaya, mengungkapkan pendapat tokoh adat serta akademisi yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Tampak hadir dalam kegiatan nyeruput kopi bersama Paguyuban Jawa Kalbar, Dirbinmas Polda Kalbar, Waka Polresta, Kasat Binmas Polresta, Ketua MABM Kalbar Prof Chairil Effendi, sesepuh Paguyuban Jawa dan Ketua PEPADI, Prof Slamet Rahardjo, Tokoh Sesepuh IKBM Sulaiman, Anggota DPR-RI Dapil Kalbar Sy Abdullah Al-Kadrie, Sekjen MADN Drs Yakobus Kumis, Ketua KKSS H Andi Bachrun, Ketua Kerabat Batak Drs Rihat Natsir Silalahi, Ketua IKSR Sumatera Barat H Martias, Kemenkumham Kalbar Dra Suprobowati, Ketua DPD Patri Kalbar Imam Muhadi, serta Ikatan Lanceng Praben (ILP), tokoh temuda dan tokoh masyarakat Jawa dari bebarapa kabupaten terdekat.

Dirbinmas Polada Kalbar, Kombes Pol Mujiono mengatakan, Polda Kalbar menyambut baik kegiatan dari organisasi masyarakat dalam rangka menjaga persatuan dan Keberagaman seperti yang dilakukan Paguyuban Jawa Kalbar, serta oleh organisasi adat budaya yang lain.

“Ini adalah tradisi berkomunikasi yang baik, coffee morning atau nyeruput kopi dalam Istilah Jawa adalah tradisi yang sangat baik dalam rangka menjaga silahturami antara sesama anak bangsa, kami berharap ini terus dijaga dan dilestarikan,” kata Mujiono.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar, H Sadimo Yitno Poerbowo mengatakan, kegiatan nyeruput kopi ini adalah kegiatan yang digagas oleh Prof Chairil Effendi ketua MABM Kalbar sebagai wadah bersilahturahmi dan berkomunikasi dalam merawat sera menjaga keharmonisan berkomunikasi antara masyarakat di Kalimantan Barat.

“nyeruput kopi atau coffee morning ini adalah agenda bersama semua organisasi adat budaya yang digagas MABM dan akan dilakukan secara bergantian oleh semua organisasi adat budaya di Kalbar, Kali ini PJKB menjadi penyelenggarannya,” jelas Sadimo.

Nyeruput Kopi selalu dilakukan masyarakat Jawa baik di Jawa ataupun maupun di Kalbar, hanya caranya sedikit berbeda, kalau di Jawa nyeruput kopi melalui lepeknya, bukan dari gelas langsung, ini dilakukan selain agar cepat dingin juga memang menunjukkan kesederhanaan tradisi nyeruput kopi.

Ketua MABM Kalbar, Prof Chairil Effendi mengapresiasi acara nyeruput kopi bersama  Paguyuban Jawa Kalbar yang bisa menghadirkan dan menghidupkan semangat kebersamaan juga menghidangkan kuliner khas Jawa, mulai garang asem, bakso hingga jamu gendong dan tidak ketinggalan kopi khas Jawa.

“Paguyuban Jawa sangat luar biasa, kita lihat tadi begitu semangatnya serta kebersamaan semua tokoh, baik dari Paguyuban Jawa sendiri maupun tokoh adat budaya dari daerah lain, ini bukti bahwa kita adalah satu dalam keberagaman, dan ini mesti kita rawat dan lestarikan,” pungkasnya. (jaka iswara)