Pegiat Perhutanan Sosial Tingkatkan Kapasitas Pengembangan Kegiatan Ekonomi

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 338

Pegiat Perhutanan Sosial Tingkatkan Kapasitas  Pengembangan Kegiatan Ekonomi
Pelatihan pendamping pengembangan ekonomi kelompok usaha perhutanan sosial. (SP/Lha)
PONTIANAK, SP – Sekretariat Nasional Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial (RAPS) mengadakan pelatihan pendamping Pengembangan Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Hotel Orchardz pada 9-11 Agustus 2018.

Kegiatan yang bertema “Menuju Pengelolaan Hutan yang Adil dan Lestari untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini menunjuk Sahabat Masyarakat Pantai (SAMPAN) Kalimantan, Asosiasi Bussiness Develepment Service Indonesia (ABDSI) koordinator wilayah Kalbar, dan Yayasan Indonesia Dagang Hijau (IDH) sebagai pelaksana di Kalbar.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas lembaga lokal dalam mendampingi kelompok Perhutanan Sosial (PS) mengembangkan kegiatan ekonomi," kata satu di antara pantia kegiatan, Dede Purwansyah.

Tujuan lainnya kata Dede, memberikan informasi bagi lembaga lokal pendamping dalam melakukan pengembangan kegiatan ekonomi kelompok PS (model bisnis, pemasaran, dan pembiayaan); berbagi pengalaman pengembangan ekonomi di kelompok PS di Sumatra Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan; dan membantu mempercepat lembaga pendamping kelompok PS dalam mengimplementasikan pengembangan ekonomi kelompok PS. 

Karena pelatihan berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi dan kelompok usaha perhutanan sosial, maka peserta yang diundang pun berasal dari dua kelompok yang sama.

“Peserta kegiatan ini terdiri dua unsur, 15 dari unsur ABDSI, 15 lagi dari unsur NGO’s penggiat Perhutanan Sosial,” papar Dede. 

Menurut Dede, pada tahap awal kegiatan ini, hanya dilakukan di tiga provinsi, yakni Sumatra Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

"Tahap selanjutnya, barulah kegiatan akan menyasar seluruh provinsi di Indonesia," tukasnya. (lha)