Satu Jemaah Haji Pontianak Meninggal Dunia di Mekkah

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 1279

Satu Jemaah Haji Pontianak Meninggal Dunia di Mekkah
Kartu Kesehatan Jemaah Haji Indonesia milik Utin Risnarti. (Ist)
PONTIANAK, SP - Satu jemaah haji asal Kota Pontianak atas nama Utin Risnarti Binti Bin Gusti Idris Ismail dikabarkan meninggal dunia di Tanah Suci Mekkah, Minggu (12/8) sekitar pukul 01:00 waktu Arab Saudi (WAS).

Jemaah haji berusia 55 tahun itu merupakan warga Jalan Untung Suropati Nomor C3 Pontianak, Kalbar.

Informasi meninggalnya jemaah haji asal Kota Pontianak ini juga tersebar melalui pesan WhatsApp. 

Plt Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Wildan membenarkan informasi meninggalnya  jemaah haji dari Kota Pontianak tersebut.

Pihaknya sendiri telah melakukan kordinasi dengan Kemenag daerah untuk meyampaikan kepada pihak keluarga terkait meninggalnya jemaah tersebut.

"Iya betul jemaah tersebut meninggal di sana dan kami sudah meyampaikan ini kepada keluarga. Biasanya kalau yang meninggal pasti dikebumikan di sana," jelasnya, Minggu (12/8) malam.

Menurutnya untuk mengetahui meninggalnya yang bersangkutan disebabkan oleh apa. Hal tersebut merupakan kewenangan tim kesehatan. 

Dia mengatakan bahwa di dalam setiap kloter yang diberangkatkan masing-masing memiliki tim petugas. Dimana terdapat satu orang dokter dan dua tenaga medis. 

"Kalau itu tentu sudah melalui proses dari tim tim kesehatan. Kalau ada yang meninggal di mekah, secara SOP melalui tahap berjenjang. Dimana ada namanya sektor, daker, siskohat embarkasih," tuturnya

Menurutnya semua terkordinasi antara petugas Kloter yang menanggani langsung jemaah haji, ada petugas sektor yang stanby di sana, dan petugas daerah kerja Mekah dan siskohat itu sendiri. 

Jadi secara integrasi tentu sudah melakukan kordinasi. Sehingga apabila ada jemaah yang wafat, maka tentu pihaknya disana lansung melakukan kordinasi sesuai SOP yang sudah ditentukan. 

"Sehingga wafatnya beliau sudah melalui proses pemeriksaan dan kepastian," jelasnya.

Wildan mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci penyebab meninggalnya jemaah haji tersebut karena pihaknya masih menunggu dokumen Certificate Of Death (COD). 

"Meninggalnya secara rinci dijelaskan dalam COD, yang nanti itu dikirim ke emberkasi. Nantinya emberkasi Batam yang meyampaikan ke kita," tutupnya. (iat)