Polisi Bagikan Masker ke Pengendara, Disdik Belum Liburkan Sekolah

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 232

Polisi Bagikan Masker ke Pengendara, Disdik Belum Liburkan Sekolah
Satlantas Polres Melawi membagikan masker gratis pada sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang melintasi ruas jalan Sintang-Pinoh, Senin (20/8). (SP/Eko)
NANGA PINOH, SP - Satlantas Polres Melawi melaksanakan pembagian masker gratis pada sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang melintasi ruas jalan Sintang-Pinoh, Senin (20/8).

Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana, S.IP., MAP, menerangkan pembagian masker ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak asap karhutla dan debu jalan akibat pelaksanaan proyek peningkatan jalan sepanjang Mapolres hingga arah Desa Pemuar.

"Asap karhutla dan debu jalanan tentunya bisa berdampak pada kesehatan masyarakat, termasuk para pengguna jalan yang melintasi ruas ini. Karena itu, kita ikut membantu dengan membagikan masker sehingga asap dan debu ini tidak menimbulkan dampak negatif bagi pengendara," katanya.

Dikatakan Aang, asap akibat karhutla bisa berbahaya bagi kesehatan. Karenanya ia mendorong, agar pengendara bisa menggunakan masker saat berkendara. Aang juga mengingatkan para pengendara kendaraan untuk lebih berhati hati serta tetap waspada saat memacu kendaraannya melintasi ruas dari Simpang Polres hingga Desa Pemuar. Mengingat debu yang ditimbulkan karena lalu lintas kendaraan bisa mengurangi jarak pandang.

"Begitu pula dengan kondisi jalan yang masih dalam pengerjaan. karena banyak kerikil di sepanjang arah hingga Desa Pemuar sehingga pengendara kendaraan roda dua mesti berhati hati," pesannya.

Sementara itu, seluruh sekolah di Melawi belum diliburkan walau kabut asap tipis sudah mulai terlihat. Tidak seperti sekolah di wilayah Pontianak dan Kubu Raya yang sudah berhenti beraktivitas karena kabut tebal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Melawi, Joko Wahyono mengungkapkan penentuan libur sekolah akibat dampak asap masih menunggu informasi dan rekomendasi dari dinas lingkungan hidup.

“Tapi besok sekolah kita liburkan, terutama untuk TK, SD dan SMP. Bukan karena asap, tapi karena menyambut Hari Raya Idul Adha,” katanya.

Sekolah, kata Joko akan kembali masuk pada Kamis (23/8) esok. Disdikbud juga akan terus memantau perkembangan kabut asap apakah akan semakin parah atau tidak. Bila belum terlalu mengganggu, maka aktivitas belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. (eko)