Satpol PP Tangkap Lima Orang Dalam Razia Indekos

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 401

Satpol PP Tangkap Lima Orang Dalam Razia Indekos
DITANGKAP - Lima orang bukan pasangan suami istri terjaring razia indekos oleh Satpol PP Pontianak, di di Jalan Karya, Jalan Nurali dan Jalan PGA, Kamis (30/8). (Ist)
PONTIANAK, SP - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, berhasil mengamankan lima orang yang tertangkap dalam razia indekos yang dilakukan secara rutin oleh Satpol PP Kota Pontianak, Kamis (30/8) subuh.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, Syarifah Adriana mengatakan bahwa razia tersebut dilakukan di tiga buah indekos yang berbeda, yaitu di Jalan Karya, Jalan Nurali dan Jalan PGA.

“Yang kita dapat di Jalan PGA,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa lima orang tersebut keseluruhannya diamankan di indekos pada Jalan PGA, yang merupakan pasangan bukan suami istri yang berada dalam satu kamar.

Lima orang tersebut diamankan dari dua kamar berbeda, sebab ada pasangan yang diamankan berdua dalam satu kamar dan satu kamar lainnya bertiga, satu laki-laki dan dua perempuan.

Saat diamankan laki-laki dan wanita bukan suami istri tersebut menyampaikan beberapa alasan kepada petugas, di antaranya dengan alasan baru pulang kerja.

“Itu alasan-alasan yang klasik saja lah,” katanya.

Salah satu yang diamankan tersebut merupakan warga Kota Pontianak, sementara lainnya merupakan warga luar Kota Pontianak.

Para pasangan bukan suami istri yang diamankan tersebut, nantinya akan dilakukan sidang tindak pidana ringan.

Sejauh ini sejak awal tahun, jumlah penyakit masyarakat yang diamankan sudah hampir mencapai angka 500 orang.

“Ini bukan hanya asusila, maksudnya yang disidang tipiring kan, berbagai macam penyakit masyatakat,” jelasnya.

Untuk jumlah yang diamankan terkait dengan permasalahan asusila hingga kini semakin menurun.

Penurunan jumlah kasus ini diperkirakannya memang karena ada efek jera dari masyarakat.

Tidak hanya pelaku yang tertangkap, para pemilik indekos juga akan dikenakan sanksi tipiring dengan mengikuti sidang.

Sanksi tipiring tertinggi hingga saat ini yang dijatuhkan terhadap pemilik indekos mencapai angka Rp10 juta, sementara untuk pelaku mencapai Rp5 juta.

“Jadi tergantung tingkat kesalahan dan tergantung putusan dari hakimnya,” imbuhnya.

Untuk pemilik indekos tempat tertangkapnya lima orang tersebut, kebetulan pemiliknya tidak berada di tempat, sehingga akan dijadwalkan untuk sidang minggu depan dengan dilakukan pemanggilan menggunakan surat. (rah/bob)