Polda Kalbar Tangani 9 Kasus Hoax Medsos

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 607

Polda Kalbar Tangani 9 Kasus Hoax Medsos
Pontianak, SP -  Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono meminta masyarakat bijaksana dalam menggunakan media sosial untuk berkampanye. Penyebar fitnah dan berita bohong (hoax) akan ditindak.

Menurut Didi Haryono, pihaknya menangani 9 kasus penyebaran hasutan dan berita bohong selama pilkada di Kalbar lalu. Kasus-kasus tersebut saat ini sudah sampai di meja sidang.

“Warga agar hati-hati dalam menggunakan medsos. Apalagi yang sifatnya memprovokasi atau fitnah. Kami ada alat untuk melacaknya,” kata Didi saat menghadiri deklarasi kampanye damai di Alun-alun Kapuas, Minggu (23/9). 

Polda Kalbar telah memetakan daerah rawan keamanan selama pemilu 2019. Polisi dan TNI menyiapkan 11 ribu personel untuk menghadapi pemilu “Ada yang meliputi TPS aman, TPS rawan 1, TPS rawan 2, dan TPS rawan 3, atau tempat khusus lainnya.”

Deklarasi pemilu damai diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kalimantan Barat. Para caleg menandatangani lembar deklarasi kampanye damai disaksikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Pangdam XXI Tanjungpura, Mayjen TNI Achmad Supriyadi, Forkopimda, pengurus parpol, anggota DPD, dan tim kampanye pilpres. (hms/nak)