Sipir Rutan Pontianak Selundupkan Narkotika di Penjara

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 300

Sipir Rutan Pontianak Selundupkan Narkotika di Penjara
Pontianak, SP - Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Barat berjanji menindak petugas yang terlibat peredaran narkotika dalam rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan.

Hal itu menyusul ditangkapnya sipir di Rutan Kelas II A Pontianak yang terlibat penyelundupan narkotika  ke rumah tahanan beberapa hari lalu.

Seperti diketahui Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar dan Direktur Reserse Narkotika  Polda Kalbar membekuk Wahyu petugas jaga di Rutan Kelas II A Pontianak, Jumat, (5/10). 

Wahyu ditangkap beserta barang bukti 400 butir pil ekstasi yang diduga akan di selundupakan kepada seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan tersebut.

Sehari kemudian, Sabtu (6/10) sipir Rutan Mempawah juga mengagalkan penyelundupan narkotika oleh pengunjung.
  Pengungkapan kasus tersebut dibenarkan Kakanwil Kemenkumham Kalbar, Rochadi Iman Santoso. “Saat ini yang bersangkutan sedang diproses di kepolisian dan dalam waktu yang bersamaan kami akan malakukan razia di dalam,” kata, Senin, (8/10)

Menurut Rochadi, semua barang bukti disita kepolisian untuk penyidikan lebih lanjut. “Pasca penangkapan di Rutan Pontianak keesokan harinya Rutan Mempawah juga mengagalkan kurang lebih 5 gram sabu yang hendak dibawa masuk rutan.”

Rochadi mengatakan, penyelundupan sabu ke Rutan Mempawah dengan cara disembunyikan dalam kemasan Rexona. Sabu tersebut dibawa dalam tas pengunjung Mariani untuk penghuni Rutan Doni.

Selain mewaspadai peredaran narkotika di penjara, Rochadi juga akan melakukan mutasi sipir dan menggantinya dengan pegawai baru. “Masuknya CPNS baru ini kita harapkan mereka (petugas lama) akan kita tarik untuk dipekerjakan di tempat lain. Biar petugas baru saja dan diharapkan tidak terkontaminasi,” katanya. (nak/)