Gubernur Minta Wartawan Tidak Terjebak Hoax

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 108

Gubernur Minta Wartawan Tidak Terjebak Hoax
Pontianak, SP - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menilai wartawan harus bisa mengedukasi masyarakat dengan menyajikan berita-berita terpercaya dan tidak ikut dalam penyebaran hoax atau informasi bohong.  

Hal itu disampaikan Gubernur menanggapai hebohnya informasi soal balita yang hilang di Villa Ria Indah, Pontianak Timur. Sebagian besar warga net menyebut Alfen Tio Asmeraldo/ Ajun (1,3 tahun) menjadi korban penculikan.  

Belakangan diketahui balita tersebut terperosok dalam selokan di depan rumahnya dan diketemukan dalam keadaan meninggal.   

“Sebenarnya yang harus mengedukasi masyarakat agar jangan percaya pada berita-berita tak benar itu media juga,” kata Sutarmidji saat ditemui seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (6/11) pagi.  

Awak media kata Sutarmidji seharusnya dapat menelaah kebenaran informasi. Jika terjebak dalam simpang siur informasi, wartawan dapat juga ikut-ikutan menyebarkan berita hoax.   

“Kalau sudah tahu itu berita bohong,  tidak betul, jangan ikut menjadikan itu berita. Ini kadang sudah tahu berita itu tidak benar, wartawan menambahnya jadi berita, ya semakin tidak benar lah,” imbuhnya.  

Menurut Sutarmidji, Provinsi Kalimantan Barat baru saja mendapatkan predikat provinsi dengan keterbukaan informasi terbaik nasional bersama Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. “Kemarin kita di urutan tiga nasional, kalau luar Jawa kita terbaik,” tandasnya. (nak/)