Media Mainstream Mudah Terprovokasi Medsos

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 164

Media Mainstream Mudah Terprovokasi Medsos
Pontianak, SP – Media mainstream dinilai sering terprovokasi isu yang tersebar di media sosial. Alih-alih meluruskan informasi dan mengklarifikasi fakta, media justru sering terjebak dalam pusaran informasi palsu.  

Hal itu disampaikan dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Jumadi, saat diskusi media Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak, Kamis (8/11).  
Jumadi mengatakan, saat ini Indonesia menjadi negara yang memiliki media terbanyak di Asia. Dengan jumlah yang banyak, media di Indonesia  memiliki kekuatan yang besar sekaligus risiko yang kompleks.  

Jumadi berharap media mampu memposisikan diri. “Media jangan terlelap dengan situasi,” ucap Jumadi.  

Jumadi juga menilai media mainstream saat ini sering terprovokasi media sosial yang terlalu gampang menjustifikasi kejadian. Media mainstream harus menjadi media yang informatif di tengah kebebasan yang terlalu bebas.  

“Jangan sampai media mainstream ikut menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya,” kata Jumadi.  

Hadir pula dalam acara ini Ketua Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Pontianak, Subhan Noviar. Dan beberapa jajaran pengurus HMI cabang Pontianak serta pengurus Lapmi HMI cabang Pontianak. (din)