Pelucuran Media HMI: Pemilu, Dimana Posisi Pers Seharusnya?

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 151

Pelucuran Media HMI: Pemilu, Dimana Posisi Pers Seharusnya?
Diskusi peluncuran media HMI eksistensinews.com.
Pontianak, SP - Pesta demokrasi yang semakin dekat di tahun 2019 membuat situasi ‘menghangat’. Beberapa media massa cenderung memihak pada pemilu 2019.  

Kekhawatiran ini disampaikan Direktur Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pontianak, Ariyanto pada acara dialog publik dan peluncuran media online di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak, Kamis (8/11).  

Dialog ini mengangkat tema ‘Netralitas Media Massa dalam Melawan Pembungkaman dan Alat Politik Praktis’. Pada saat bersamaan juga dilakukan peluncuran media HMI eksistensinews.com. “Media ini kami harapkan dapat menampung pemikiran kader HMI,” kata Ariyanto.  

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Kalimantan Barat, Muhammad Syarifuddin Budi mengatakan pembungkaman secara sistematis seperti Orde Baru mustahil terjadi lagi saat ini.  

Saat ini kebebasan media dijamin oleh undang-undang. Jaminan itu menyebabkan pemerintah tidak mungkin mengatur media. “Agak sulit kita mengatakan pers sekarang dibungkam,” kata Muhammad Syarifuddin Budi.  

Namun dia tidak memungkiri beberapa media agak melenceng dari fungsinya. Secara umum media mengemban fungsi edukasi, kontrol sosial, menghibur, dan penyampai informasi.  

Hal inilah yang seharusnya dijadikan landasan sebuah konten disampaikan ke masyarakat. Dia menyarankan media massa lebih bijak memberikan informasi. Dengan pemberitaan yang sesuai dan menjaga kaidah jurnalistik.  

“Media sekarang harusnya lebih memberi pemahaman kepada publik tentang banyaknya cara berpikir yang ada,” ucap Syarifuddin. (din)