Rabu, 23 Oktober 2019


180.695 Warga Kalbar Derita ISPA

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 159
180.695 Warga Kalbar Derita ISPA

Salah satu layanan rumah oksigen untuk penderita ISPA di Pontianak.

JAKARTA, SP - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan sebanyak 180.695 warga Kalbar menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini. Jumlah itu hanya sepersekian dari total 919.516 orang penderita ISPA se Indonesia.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan jumlah itu tersebar di enam provinsi, yaitu Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Totalnya 900 ribu, total penderita ISPA yang catatan Kemenkes. Ini catatan Kementerian Kesehatan, kemudian kita sajikan," kata Agus dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/9).

Dikutip dari Antara, Agus merinci sebanyak 275.793 orang penderita ISPA berada di Riau, 63.554 orang di Jambi, 291.807 orang di Sumatra Selatan, 180.695 orang di Kalbar, 40.374 orang di Kalsel, dan 67.293 orang di Kalteng.

Agus menuturkan jumlah tersebut sangat mungkin bertambah mengingat kepekatan asap semakin bertambah. BNPB masih menunggu pembaharuan data resmi dari Kemenkes. Selain kerugian dari sisi kesehatan, Agus mengatakan karhutla juga menimbulkan kerugian material. BNPB menaksir kerugian berkisar di angka Rp66,3 miliar.

"Perkiraannya kurang lebih sepertiga dari 2015. Kan 2015 kerugian Rp221 triliun, jadi perkiraan awal kita 30 persen dari itu," ujar dia. (ant)