Minggu, 17 November 2019


Perjuangan Heroik FRKP Vespa Lovers Hadiri Simunjan Bike Jambore (2)

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 286
Perjuangan Heroik FRKP Vespa Lovers Hadiri Simunjan Bike Jambore (2)

SERAHKAN PLAKAT – Dewan FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus menyerahkan plakat kepasda Dahari Sibu, seroang pengusaha muda Sibu, yang punya SPBU, Supermarket, dan Home Stay. Ia merupakan scooteris sejati.

Bruder Steph Sang Motivator Sempat Baring di Aspal Jalan   

Kisah perjalanan tim FRKP West Borneo Vespa Lovers menuju Simunjan Bike Jambore 2019, berlangsung sangat heroik. Selain menempuh jarak ribuan Kilometer, banyak peristiwa yang terjadi selama perjalanan. Yang sangat mengharukan adalah tekad kuat sang koordinator utama, Bruder Steph.

Sebagai motivator utama FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Steph benar-benar nekat melahap ribuan kilometer, tepatya sekitar 1.305 Km dari Indonesia ke Malayisa. Bersama delapan Scooters, Bruder Steph sukses menghadiri Simunjan Bike Jambore 2019.

Event yang berlangsung pada 11-13 Oktober 2019 tersebut, dipusatkan di Padang Sentral Simunjan, suatu daerah yang terletak di pinggir sungai. Para pehobi si mesin kanan yang berangkat dari Kota Pontianak adalah Bro Yardi yang ditemani istri tercintanya, Ny Vivi. Kemudian Renee, Ahuai, Leo, Aseng , Haryono, Aman, Andre, dan sang pendiri, Bruder Stephanus Paiman, OFM Cap.

Perjuangan besar dilakukan Bruder Stephanus Paiman, OFM Cap.

sepanjang perjalan menuju ke Simunjan Bike Jambore, harus melawan sakit Diare yang cukup parah. Bahkan, ia sempat berkali-kali harus singgah di SPBU, untuk Buang Air. Namun, dengan semangat baja dan perjuangan hebatnya, ia bisa bersama-sama tim sampai di Simunjan Bike Jambore, dengan selamat.

Bruder Steph adalah salah seorang Dewan Penasehat di FRKP West borneo Vespa Lovers. Ia mengatakan bahwa berkat penyertaan Sang Ilahi, sehingga semua agenda dapat dilaksanakan dengan baik. Ia mengucapkan terima kepada tim yang solid selama di perjalanan.

“Juga terima kasih kepada panitia, yang telah membantu perjalanan kami ke event ini. Terutama kepada scooteris Kuching, yaitu Bro Abee Serian, Bro M Saleh JPJ (IMB) Sri Aman. Scooteris Sibu dan guide tim, Bro Majid dari Simunjan,” kata Bruder Steph.

Menurut Bruder Steph, suatu pengalaman yang luar biasa didapatkan Tim FRKP West borneo Vespa Lovers. Bisa melihat dan merasakan jalan negara tetangga yang sangat bagus, padahal hanya di tingkat desa atau kampung. Demikian pula alam yang terawat dengan baik.

“Bahkan di Kota Simunjan, Jaket, Helm, dan kunci motor tidak perlu dicabut. Kota ini sangat aman, padahal tidak ada tukang parkir. Penyeberangan dengan Kapal Ferrujuga gratus, tiga kali menyeberang kami tidak bayar, mungkinkah ini dapat terwujud di Kalbar,” lanjutnya.

FRKP West borneo Vespa Lovers merupakan satu-satunya club peserta yang berhasil tembus menempuh perjalan 1.305 km. Dengan rute Pontianak- Entikong-Serian-Sri Aman-Sibu-Simunjan-Kuching-Entikong-Pontianak. Sehingga, jadi satu-satunya club yang diminta naik ke panggung kehormatan.

“Secara fisik sebanarnya saya sudah tidak kuat melanjutkan perjalanan. Saya sempat dirawat di Serian Hospital. Namun, demi ti, saya paksanakan kuat melanjutkan perjalanan. Ini bisa jadi pembelajaran bagi kaum muda, agar tidak cengeng dan gampang menyerah. Harus kuat dan tahan banting, untuk menggapai cita-cita,” tutur Bruder Steph.

Salah seorang pengurus dan anggota FRKP West borneo Vespa Lovers, Rennee sangat bangga dengan motivasi dan kekuatan tekad Bruder Steph. Semangat yang dipompakan oleh Bruder untuk tim, yang dalam kondisi sakit, sangat luar biasa.

“Kami berulang kali meminta beliau untuk beristirahat, tetapi semangat touring-nya sangat menggelora, sehingga menyemangati tim. Rute 1.305 dapat ditembus oleh scooteris FRKP West borneo Vespa Lovers,” pungkasnya. (aep mulyanto)