Minggu, 17 November 2019


Pohon Terdampak Pembangunan Trotoar

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 79
Pohon Terdampak Pembangunan Trotoar

PENATAAN - Peningkatan turap dan penataan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto di Kecamatan Pontianak Kota tengah berjalan.

PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak sedang membenahi trotoar seperti di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. Pengerjaan bersamaan dengan pembenahan turap parit di sepanjang jalan itu. Pembenahan itupun berdampak pada pohon yang di seputaran pengerjaan proyek itu berlangsung.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengakui penataan yang dilakukan itu tetap berdampak pada pohon-pohon yang berada di kawasan pembangunan. 

“Utamanya pohon-pohon besar,” kata Edi di Pontianak, kemarin. 

Meski demikian, sambung Edi, tak semua pohon harus ditebang karena terdampak pembangunan itu. Pohon-pohon yang hanya terkena sedikit saja masih tetap dipertahankan atau hanya dipindahkan lokasinya. 

“Jika dianggap masih aman, maka pohon tidak ditebang,” kata dia.

Selain itu, sambung Edi, jika pun harus ditebang, itu karena pohon-pohon dianggap tidak cocok berada di kawasan tepi jalan. Sebagai contoh, lanjut Edi, pohon akasia, pohon kelapa atau pohon ketapang. 

“Di Jalan A Yani itu ada satu hingga dua pohon akasia yang ditebang. Sedangkan di Jalan HOS Cokroaminoto, yang ditebang itu pohon kelapa,” sebut Edi. 

Dilanjutkan, pohon-pohon yang ditebang itu akan diganti dan kemudian ditanam kembali.  Trotoar yang ditata ini memiliki lebar sekitar enam meter. Pemkot akan menata sebagus mungkin. 

Tidak hanya ditata dengan lampu dan taman. Trotoar ini ditata untuk memberikan kenyamanan pejalanan kaki, penyandang disabilitas hingga pengguna sepeda. 

Sementara itu, Pemkot juga terus mendorong tersedianya ruang terbuka hijau. Edi mengatakan saat ini syarat ruang terbuka hijau di Kota Pontianak sudah terpenuhi. 

“Syarat 30 persennya sudah terpenuhi,” sebut Edi.

Meski demikian, jumlahnya akan terus diperbanyak. Pohon-pohon di ruang publik juga akan diperbanyak. Pohon-pohon itu sebagai ciri khas Kota Pontianak. (din/bah)