Jumat, 13 Desember 2019


Gelar Wisuda Ke-11, Lulusan Universitas BSI Pontianak Siap Kerja

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 165
Gelar Wisuda Ke-11, Lulusan Universitas BSI Pontianak Siap Kerja

Wisuda ke-11 UBSI Kampus Kota Pontianak

PONTIANAK, SP - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak melaksanakan prosesi wisuda Ke-XI di Ballroom Aston Hotel, Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Minggu (1/12)

Wisuda dipimpin oleh Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochamad Wahyudi. 

Sebanyak 406 mahasiswa Program Diploma III yang terdiri dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akutansi 109 mahasiswa dan Sistem Informasi 297 mahasiswa hari itu diwisuda.


Mochamad Wahyudi meyakinkan Civitas Universitas BSI baik kampus di daerah lain maupun kampus di Pontianak, selama ini telah mempersiapkan lulusan yang siap kerja. 

"Lulusan kita sudah kita bekali dengan sertifikasi. Di samping mereka kuliah, mahasiswa juga kita bekali dengan sertifikasi kompetensi," ujar Mochamad Wahyudi kepada awak media.

Sertifikasi menurut Wahyudi menjadi pembeda lulusan BSI dengan perguruan tinggi lainnya di Kalimantan Barat.

Sertifikasi yang diberikan kepada mahasiswa berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Sarana Informatika

Mahasiswa BSI Pontianak paling tidak mempunyai tiga atau empat sertifikasi kompetensi untuk masing-masing bidang.

Seperti Sertifikasi Bidang Cisco, sertifikasi bidang Mikrotik, Zahir Accounting, dan sebagainya.

Sertifikasi tersebut diberikan kepada seluruh mahasiswa program studi yang ada. Minimal mahasiswa diharuskan mempunyai tiga sertifikasi sampai lulus.

"Jadi seluruh mahasiswa yang lulus dari BSI akan dibekali dengan sertifikasi, tentu terlebih dahulu diuji kompetensi, kemudian keluarnya melalui lembaga sertifikasi profesi kita," jelasnya. 

Menurut Wahyudi, sertifikasi yang didapat tersebut sudah diakui secara nasional dan internasional, karena dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

"Sertifikasi yang dimiliki oleh alumni-alumni Universitas BSI bisa berlaku di Asean karena sudah disepakati oleh negara-negara di Asean," jelas Wahyudi.

Setelah BSI berubah status menjadi universitas, sudah lebih 100 lebih perusahaan yang bekerja sama. 

Termasuk kerja sama dengan BUMN,. Pihak kampus juga sudah teken MoU dengan Forum Human Capital Indonesia.

Setidaknya ada 148 perusahaan BUMN yang bekerja sama dengan pihaknya melalui BSI Career Center. Kerja sama tersebut membuat mahasiswa BSI bisa magang di perusahaan BUMN, melalui Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

"Nanti selama enam bulan dia magang jika bagus kinerjanya, maka ketika lulus UBSI bisa direkrut menjadi karyawan di BUMN-BUMN yang kita kerja sama," jelasnya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan universitas di luar negeri, seperti Malaysia, Korea, Australia, Filipina, Polandia. Ada 10 perguruan tinggi yang bekerja sama. Ada juga yang non universitas seperti Cisco dan Mikrotik, serta pusat kebudayaan china dan korea untuk pertukaran mahasiswa. 

Sedangkan untuk kerja sama di Kalbar pihaknya bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura dan dalam waktu dekat akan ada MoU dengan pengadilan tinggi Kalimantan Barat. 

Sekalipun lulusan USBI masih banyak yang bekerja ketimbang menjadi enterpreneur. Wahyudi menekankan juga telah mempersiapkan sumber daya manusia yang siap berwirausaha.

Kepala Kampus Universitas BSI Pontianak, Eri Bayu Pratama berharap para wisudawan/i dari Kampus BSI Pontianak bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat setelah lulus nanti.

"Semoga lulusan BSI bisa berguna bagi masyarakat di luar sana, serta mereka bisa menggunakan ilmunya di masyarakat maupun dunia kerja," harapnya.

Selama ini, Civitas Akademika Universitas BSI Kampus Pontianak mempunyai target yang menginginkan lulusan terbaik dan cepat kerja serta mendorong lulusan yang ingin fokus berwirausaha.

Setiap lulusan juga diminta mengisi stacer studi, agar para lulusan bisa terdeteksi sudah bekerja di mana saja. Sehingga ketika ada lulusan yang sulit mencari kerja, pihaknya bisa ikut memberikan solusi.

Ditambahkan dia, lulusan Program D3 Universitas BSI Kampus Pontianak bisa melanjutkan program transfer untuk S-1 dan akan diberi keringanan.

Ke depan BSI Pontianak fokus pada tata kelola kampus. Sedangkan penambahan prodi masih dalam wacana. 

"Kita akan upayakan jumlah lulusan mahasiswa masuk maupun lulus, tiap tahunnya mengalami peningkatan. Yang paling dekat kita akan menambah jenjang sampai  S-1," jelasnya. (iat)


  •