Senin, 17 Februari 2020


MABM Datangkan Upin Ipin pada Festival Melayu XII

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 186
MABM Datangkan Upin Ipin pada Festival Melayu XII

PONTIANAK, SP - Majelis Budaya Adat Melayu (MABM) Kalbar akan menggelar Festival Melayu XII. Dalam festival ini direncanakan akan dihadirkan tokoh Upin Ipin dari Malaysia. Festival yang akan berpusat di Rumah Melayu Kalbar itu akan berlangsungkan pada 5 hingga 11 Juli 2020 mendatang.

Ketua MABM Kalbar, Chairil Effendi menjelaskan, pada Festival Melayu XII tak hanya kegiatan rutinitas saja, namun juga akan digelar kegiatan lainnya yakni seminar internasional mengenai keislaman dan kemelayuan.

"Pembicara yang hadir dari Brunei Darussalam, Kuala Lumpur, Thailand dan Singapura sehingga festival kali ini digelar lebih besar dari sebelumnya," ucap Chairil, kemarin.

Adapun perlombaan yang digelar seperti pangkak gasing, karnaval budaya, qasidah islami, lomba hadrah, lomba sampan dan sejumlah tangkai lomba lainya. Festival Melayu tahun 2020 ini akan lebih dibanyakan perlombaan permainan rakyat khas Melayu.

"Kemudian juga ada putri reading dari seniman berbagai negara," tambahnya.

Chairil menyebutkan saat ini sudah ada 40 orang dari Brunei Darussalam yang akan menghadiri kegiatan tersebut. Bahkan peserta dari Kuching, Malaysia malah meminta waktu untuk pentas seni pada kegiatan tersebut.

"Kami juga mengundang kawan-kawan Melayu dari provinsi di luar Kalbar," sebut Chairil.

Ia menambahkan salah satu pertunjukan spesial pada gelaran Festival Melayu ke XIII di antaranya mendatangkan tokoh Upin Ipin. Pasalnya tokoh Upin Ipin menjadi icon dan kesenangan bagi anak-anak.

"Upaya mendatangkan tokoh upin ipin tengah di upayakan Gapena (gabungan penulis nasional Malaysia)," jelasnya.

Chairil berharap dukungan dari pemerintah daerah khususnya terkait pendanaan. Panitia berharap mendapatkan dana yang cukup agar yang telah direncanakan panitia bisa direalisasikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Melayu XIII Kusmindari Triwati menambahkan rangkaian persiapan sudah mulai dilakukan panitia pelaksana agar festival dapat berlangsung meriah dan semarak.

Seperti diketahui agenda festival melayu merupakan pembaharuan dari even tahunan yang digelar secara bergantian di setiap Kabupaten/kota di Kalbar dengan tajuk Festival Seni dan Budaya Melayu (FSBM).

Sedianya Kabupaten Kayong Utara yang akan menggelar FSBM, akan tetapi karena Kabupaten Kayong Utara tengah fokus untuk menyiapakan pembangunan Rumah Melayu Kayong Utara, sehingga MABM Kalbar mengambil inisiatif sehingga gelaran festival melayu ke XIII diselanggarakan di Ibu Kota Kalbar. 

“Harapan kami Festival Melayu ke XIII ini bisa berlangsung meriah dan diramaikan masyarakat di Kalbar maupun di Pontianak secara khusus,” harapnya. (din)