Senin, 17 Februari 2020


Tongkat Komando Kapolda Kalbar Berganti, Lepas Terima Jabatan Berlangsung Haru

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 629
Tongkat Komando Kapolda Kalbar Berganti, Lepas Terima Jabatan Berlangsung Haru

PONTIANAK, SP – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi berganti dari Irjen Pol Didi Haryono ke Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin oleh Kapolri, Jenderal Idham Aziz di Rupatama Mabes Polri, Selasa (11/2) lalu.

Pergantian jabatan ini juga ditandai dengan dilangsungkannya acara lepas sambut pejabat lama dan baru di lapangan Jananuraga, Kapolda Kalbar, Kamis (13/2) siang.

Ratusan personel kepolisian dari seluruh jajaran Polda Kalbar berbaris rapi di lapangan untuk mengikuti jalannya upacara tersebut.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Kalbar yang baru, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto disambut. Tongkat Kapolda Kalbar diserahkan kepadanya. Sementara penghormatan terakhir juga diberikan kepada Irjen Pol Didi Haryono.

Jalannya kegiatan semakin haru ketika tradisi pedang pora mengantar Irjen Pol Didi Haryono mengakhiri jabatannya. Kapolda Kalbar yang baru, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto dan istri mengalungkan bunga dan mengantarkan Didi dan istri ke depan pintu keluar Mapolda Kalbar. Didi selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri.

 “Saya mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh jajaran Polda Kalbar yang bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kalbar,” kata Didi dalam sambutannya.

Mantan Kapolda Kalbar ini berpesan agar jajaran Polda Kalbar menjaga kekompakan, terutama dalam mengawal situasi Kamtibmas di Kalbar.

Menurutnya, selama dua tahun lebih menjabat, telah banyak hal yang dicapai. Satu diantaranya keberhasilan mengamankan pesta demokrasi pemilihan presiden, pemilihan legislatif hingga pemilihan kepala daerah.

Dia mengenang, saat hari pertama menjadi kapolda, Provinsi Kalbar menduduki rangking kerawanan ketiga pada Pilkada 2018 setelah Papua dan Maluku. Namun semua proses pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik.

“Hal ini dapat tergambar dari Pilkada 2019 Kalbar yang berhasil ditekan dan menduduki rengking ke 29 dengan nilai 47,31 persen,” ujarnya.

Capaian tersebut, kata penerima penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri ini tak lepas dari kerjas keras dan sinergitas seluruh pihak, tak terkecuali jajaran Polda Kalbar. Oleh sebab itu, dia berharap agar agar jajaran dapat terus bahu-membahu menjaga dan mempertahankan kekompakan, solidalitas, dan sinergisitas.

“Dan saya yakin kepemimpinan Kapolda yang baru, dapat menjalankan program kerja yang telah tersusun sesuai apa yang telah ditetapkan Mabes Polri, terutama dalam rangka akselerasi dan transpormasi Polri yang profesional modern dan terpercaya,” ujar jenderal bintang dua ini.

Didi juga mengatakan, selama lebih dari dua tahun menjabat Kapolda Kalbar, banyak pengalaman dan momen-momen yang berkesan. Itu semua akan dijadikan kenangan terindah.

“Semoga silaturahmi antara kita akan terus terjaga,” tukasnya.

Kapolda Kalbar berharap penyelenggaraan Pilkada 2020 aman dan damai

Sementara itu, Kapolda Kalbar yang baru, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto mengaku sangat bersyukur dapat melanjutkan tugas dari kepemimpinan Didi. Sebab dia mengakui selama dipimpin Didi, stabilitas kamtibmas di Kalbar dapat terjaga dengan baik dan dia tinggal melanjutkan dan menjaga apa yang telah diciptakan Didi.

“Oleh sebab itu, saya mengajak agar kita semua bersama-sama mempertahankan dan meningkatkan apa yang sudah dicita-citakan, yaitu polri yang dipercaya oleh masyarakat,” kata pria kelahiran 1 Oktober 1964 ini.

Berangkat dari itu semua, dia berharap momen ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak, utamanya di dalam tubuh Polda Kalbar, apalagi mengingat pada 2020 ini setidaknya ada tujuh kabupaten di Kalbar, yakni Sambas, Bengkayang, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu dan Ketapang yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak.

“Oleh sebab itu harus ada upaya antisipasi kerawanan. Terus melakukan upaya preventif, preentif dan presif untuk menjaga situasi kamtibmas. Segera menyesuaikan keadaan dan jadikan penanganan-penanganan Pilkada 2018 dan 2019 sebagai tolok ukur untuk melaksanakan pengamanan pilkada tahun ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak, kepada semua kalangan untuk bersinergi dengan harmonis agar menjadikan dan mewujudkan Polri di daerah Kalbar yang lebih baik lagi.

"Mari bersinergi dengan harmonis antara kita, juga dengan instansi lainnya serta dengan masyarakat untuk mewujudkan Polri di Provinsi Kalimantan Barat yang lebih baik lagi," ujarnya.

Di akhir sambutannya, dia mengucapkan rasa terima kasih dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Didi dan meminta agar selalu mendukung dalam segala tugas yang akan dilaksanakannya dalam jabatan barunya ini. 

"Terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya dari saya, dari kami, dari Polda Kalbar untuk bapak dan ibu," ujarnya. (sms)

Mantan Kapolda Sulawesi Utara

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi berganti dari Irjen Pol Didi Haryono ke Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin oleh Kapolri, Jenderal Idham Aziz di Rupatama Mabes Polri, Selasa (11/2) lalu.

Mutasi Perwira Tinggi (Pati) Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri, Nomor: ST/385/II/KEP/2020 yang diterbitkan pada tanggal 3 Februari 2020. Selain pergantian Kapolda Kalbar, Kapolri juga melantik tujuh Kapolda lainnya.

Irjen Pol Didi Haryono yang telah memegang tongkat kepemimpinan Kapolda Kalbar sejak 2017 dimutasi ke Mabes Polri dengan jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri. Sedangkan, Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Hardjanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) sejak 2018, kini akan menjadi Kapolda Kabar yang baru.

Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto merupakan perwira tinggi Polri, lulusan Akademi Kepolisian 1987. Dia lahir pada tanggal 1 Oktober 1964, di Muntilan Magelang, Jawa Tengah.

Adapun riwayat pendidikan umum yakni lulusan SD Latihan Pangudi Luhur Muntilan Magelang (1976), SMPN 1 Muntilan Magelang (1979), SMA Kolese De Britto Yogyakarta (1983), S1 (HK) Universitas Kartini Surabaya (1999), S2 (Ilmu Kepolisian) Universitas Indonesia (2003), S3 (Ilmu Hukum) Universitas Airlangga Surabaya (2009).

Kemudian Pendidikan Kepolisian adalah lulus Akpol Tahun 1987, PTIK Tahun 1996, Sespim Polri Tahun 2002 dan Sespati Polri Tahun 2010.

Riwayat jabatan yang pernah diembannya sebagai Dir Narkoba Polda Sulut (2008), Dir Reskrim Polda Sulut (2008), Pamen Polda Sulut (2010), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri (2011), Kabagbanhatkum Robinkum Divkum Polri, Karosunluhkum Divkum Polri (2014), Kepala STIK Lemdikpol (2016), Kapolda Sulut (2018) dan Kapolda Kalbar. (ant/ien)