Jasad TKI Asal Tebas, Kabupaten Sambas Dipulangkan dari Bintulu, Malaysia

Sambas

Editor sutan Dibaca : 2245

Jasad TKI Asal Tebas, Kabupaten Sambas Dipulangkan dari Bintulu, Malaysia
Winja Marlinda, TKI asal Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas (ist)
PONTIANAK, SP - Jasad Winja Marlinda, TKI asal Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas yang tewas akibat ditabrak Forklift,   di Bintulu Airport, Malaysia dipastikan pulang hari ini, ke kampung halamannya di Dusun Buluh Parit Desa Serumpun Buluh Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas.

"Info dari PPTKIS, Selasa (26/4) dari Bintulu, kemungkinan sekitar Rabu diperkirakan sampai ke Sambas. Semoga proses administrasinya lancar," Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Penempatan, As Syafii dari Badan Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak, Senin (25/4).

Forklift
 adalah sebuah alat bantu berupa kendaraan,  yang fungsinya mengangkut barang dengan jumlah besar dari satu tempat ketempat lain


Menurut As Safii, tertundanya pemulangan jasad anak ke sembilan dari 14 bersaudara itu, lantaran proses administrasi di Pemerintah baru dapat diurus pada Senin (25/4), pihaknya melakukan proses administrasi pemulangan melalui KJRI.
"Karena untuk Sabtu dan Minggu libur termasuk KJRI.  Saat ini jenazah sudah berada di rumah sakit Bintulu," ujarnya.

Pemulangan jasad korban,  lanjut dia merupakan tanggungjawab PT MHI.
"Hal ini tercantum dalam data yang didapat, jika korban berangkat secara resmi melalui PT MHI," paparnya.

As Syafii mengungkapkan pihaknya masih belum dapat memastikan terkait kronologis atau penyebab kematian Winja ditabrak oleh operator forklift. Pihaknyanya masih menunggu info lebih lanjut dari Polisi Diraja Malaysia.


"Apakah itu murni kriminal, ataukah murni kecelakaan kerja, baru akan diproses ke ranah hukum. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari KJRI di sana, sekarang kita foukus pada pemulangan jasad," paparnya.


Seperti diberitakan sebelummya Winja Marlinda TKI asal Tebas Kabupaten Sambas, Sabtu (23/4) dikabarkan tewas akibat ditabrak dengan forklift atau truk pengangkut industri oleh seseorang sesama pekerja asal Indonesia.

Kabar meninggalnya warga Tebas ini, mencuat di media sosial Facebook yang diposting oleh akun Genos Ajaklah. Dia memposting tiga foto korban baik semasa hidup maupun setelah mengalami kecelakaan yang disengaja oleh seseorang yang dicurigai jatuh hati kepada korban dengan cara menabraknya.

Genos Ajaklah dalam statusnya menginformasikan jika foto pekerja migran yang tergeletak di jalan dengan kondisi kaki hancur bernama Winja asal Tebas, Sambas telah meninggal dunia ditabrak dengan forklift atau truk pengangkut industri oleh seseorang secara sengaja dikarenakan cemburu.
“Kejadiannya di kilang shin di poliwud Bintulu sekitar jam setengah sepuluh pagi,” kata, Genos, dalam komentar di postingannya. (yoo/sut)