Napi Rutan Kelas II Sambas Dirawat di RSUD Abdul Azis Singkawang

Sambas

Editor sutan Dibaca : 1228

Napi Rutan Kelas II Sambas Dirawat di RSUD Abdul Azis Singkawang
Napi Rutan Kelas II/B Sambas, Julfikar, saat dikunjungi orangtuanya di RSUD Abdul Aziz, Singkawang. (ist).

SAMBAS, SP
- Seorang  narapidana (napi)  Rumah Tahanan Kelas II/B Sambas,  mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz, Singkawang.

"Iya, satu napi kita harus dibawa ke Singkawang," kata Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Sambas, Iman Siswoyo, Jumat (27/5).


Ketika ditanya mengenai penyebabnya, Iman Siswoyo mengatakan karena terjatuh di kamar mandi. 
 "Saya juga heran, jatuh di kamar mandi kok bisa (retak), sehingga pihak rumah sakit memasang pen," ujarnya.

Iman Siswoyo mengungkapkan  dirinya kurang tahu persis, sejak kapan napi rutan yang dipimpinnya masuk di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang.

Termasuk nama napi, Iman Siswoyo mengakui agak lupa, karena kejadiannya sudah lama. "Tapi biasa disapa J (inisial)," katanya.

Sebenarnya, pasca kejadian, napi akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sambas. Namun, belum jelas alasannya apa, napi langsung dibawa ke Singkawang.

 Ditanya mengenai kondisi saat ini, Iman Siswoyo mengaku sudah membaik. Pihaknya pada  Jumat (27/5), ke Singkawang melihat kondisinya. " Sekalian mau nguruskan BPJS narapidana tersebut," kata Iman.
 

Lukman, Warga Gang Sinar Baru, Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Jumat (26/5) mengatakan  tetangganya yang merupakan warga binaan LP Kelas II/B Sambas jatuh di LP, kondisinya parah. Korban bernama Julfikar, ditahan atas kasus narkoba, tahun 2015.  

“Saya sudah bicara dengan Kismawati, ibu korban bahwa anaknya jatuh di LP, kepalanya luka parah dan tangannya patah. Hanya kabar jatuhnya simpang siur," ujar Lukman. (nov/aju/sut)