Ghofalls Community Gelar Sunatan Massal

Sambas

Editor sutan Dibaca : 974

Ghofalls Community Gelar Sunatan Massal
Anak-anak yang ikut sunatan massal pada salah satu ruko di jalan H. Said, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Sambas. Minggu (29/5). (ist)
SAMBAS, P- Walau terlihat cemas, puluhan bocah laki-laki di Kecamatan Tebas dan Semparuk,  Kabupaten Sambas terlihat antusias mengikuti sunatan massal.  Sunatan massal ini diselenggarakan oleh Ghofalls Community,  dikhususkan bagi anak kurang mampu atau berasal dari golongan menengah ke bawah.

"Semoga dapat saling membantu. Puluhan anak ini berasal dari dua Kecamatan di Sambas. Mereka mendaftar dan langsung diikutsertakan dalam sunatan massal," kata Khairul Hakimin, Ketua Panitia Pelaksana Sunatan Massal, Minggu (29/5) lalu.
 

Kahirul menyebutkan kegiatan ini adalah kegiatan ketiga, kali ini diikuti sebanyak 65 orang anak. Melibatkan 12 orang tenaga medis, delapan diantaranya merupakan anggota komunitas, sisanya tenaga medis Puskesmas Kecamatan Tebas.
 
"Ada anggota kita yang juga berprofesi sebagai tenaga medis. Namun kita tetap melibatkan pihak puskesmas setempat," ucap Khairul.  

Khairul menerangkan, komunitas Ghofalls ini,  awal terbentuknya hanya sebagai ajang perkumpulan anak muda. Namun belakangan, karena memiliki inovasi positif, jadi muncullah ide untuk menggelar kegiatan sosial bagi masyarakat.
 

Sementara, Penanggung jawab kegiatan, Dr. Handoko Susanto mengungkapkan,  sunatan massal yang diselenggarakan oleh Ghofalls,  adalah bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan ini,  tidak ada bantuan dari pihak luar, semua kebutuhan murni bersumber dari bantuan partisipasi setiap anggota. Setiap anggota menyumbang sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Kedepan, harapnya, semoga kegiatan sunatan massal ini tetap berjalan dan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas pemuda lainnya. "Sumber dana kegiatan ini adalah murni dari bantuan anggota komunitas itu sendiri,  yang tidak terikat dan bersifat sukarela," terang Handoko.  

Tokoh agama dan masyarakat Desa Tebas Sungai, Asmadi sangat mengapresiasi kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan ini.
  Menurut Asmadi, kegiatan ini merupakan bukti nyata, di tengah peradaban zaman yang mulai berkiblat ke modernisasi global. Masih ada anak muda yang mempunyai jiwa sosial tinggi. "Mudah- mudahan komunitas pemuda ini tetap konsisten peduli dengan lingkungan sosial sekitarnya," tutup Asmadi. (ang/nov/aju)