Warga Desa Batu Mak Jage Tuntut PT SUM Berikan Plasma

Sambas

Editor Soetana hasby Dibaca : 861

Warga Desa Batu Mak Jage Tuntut PT SUM Berikan Plasma
Ilustrasi
SAMBAS, SP – Ketua Komisi B DPRD Sambas Anwari menjanjikan akan meneruskan tuntutan warga Desa Batu Mak Jage, Kecamatan Tebas, kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT. SUM, agar memberikan kebun plasma kepada warga desa itu.

Lima warga utusan dari Desa Batu Mak Jage menuntut perusahaan itu memberikan kebun plasma. Hal itu disampaikan warga saat menemui  Komisi B DPRD Sambas.

Seorang perwakilan warga, Edy mengatakan, sejak beroperasinya perusahaan itu pada 2008, PT. SUM hanya memberikan plasma kepada warga Dusun Serumpun, Desa Batu Mak Jage, apabila lahan produktif diambil alih perusahaan.

Padahal, kata Edy, perusahaan menggunakan lahan hutan desa. "Hutan desa sudah diambil alih mereka,” kata Edy. Ditegaskannya, perusahaan mestinya mengakomodir masyarakat Desa Batu Mak Jade.

Merespon keinginan warga, Ketua Komis B DPRD Sambas, Anwari mengatakan akan segera menemui pihak perusahaan. "Akan kita pertemukan kedua belah pihak agar ada titik temu dari permasalahan tersebut," kata Anwari, Rabu (30/11).

Menurut Anwari, perusahaan punya tanggung jawab untuk menyediakan plasma bagi warga.

Sementara Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili mengatakan, perusahaan harus mengutamakan kepentingan masyarakat. "Saya pahami perusahaan telah menanamkan investasi besar, dan tentunya ingin segera mengembalikan modal. Meski demikian kepentingan masyarakat harus tetap di kedepankan," ujar Atbah.

Dia menegaskan setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sambas, mentaati kesepakatan yang telah dibuat. “Saya harap kembali kepada kesepakatan IUP, agar hak rakyat tidak ditunda," kata Atbah. (noi)