Ini Versi Bupati Pemicu Kasus Pemerkosaan Marak di Sambas

Sambas

Editor Soetana hasby Dibaca : 1168

Ini Versi Bupati Pemicu Kasus Pemerkosaan Marak di Sambas
Ilustrasi
SAMBAS, SP - Tahun 2016,  kasus pemerkosaan merupakan kasus yang dominan ditangani Polres Sambas dan Kejaksaan. Dari seluruh kasus tindak kejahatan yang diusut Kepolisian,  70 persen di antaranya kasus pemerkosaan dan pencabulan.

“Pada tahun 2016 kasus terbesar ditangani Polres dan Kejaksaan Sambas adalah kasus pencabulan. Bahkan kasus yang dilaporkan mencapai hampir 70 persen dari seluruh tindak kejahatan yang terjadi di Sambas," kata Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Rabu (11/1).

Di awal 2017, Bupati melanjutkan, kasus pemerkosaan kembali terjadi.

BERITA TERKAIT:
Kasus Perkosaan Ala Sum Kuning, Wabup: Hukum Berat Pelaku 
7 Pemerkosa Ala Sum Kuning di Sambas Diringkus

"Yang paling menyedihkan, dua hari lalu, anak di bawah umur diperkosa oleh delapan pemuda yang di antaranya juga ada yang di bawah umur," ujar Atbah.

Dia mengaku telah menemui korban dan tersangka. Kepada mereka, Atbah menanyakan ihwal terjadinya peristiwa itu.

"Saya telah bertemu dengan pelaku dan korban. Saya tanya persoalannya, ternyata adanya keramaian band, miras dan pertemuan anak muda," ungkap Bupati.

Atbah mengaku pernah berkunjung ke Lapas Sambas, dan menemukan banyak penghuninya menjalani masa hukuman dalam kasus pemerkosaan dan pencabulan.

"Saya sengaja mengunjungi LP Sambas dan menemukan banyak penghuni yang ditahan karena kasus cabul," katanya.

Terkait kasus pemerkosaan terakhir, Atbah akan memanggil pemilik tempat usaha.

"Pemilik atau pengusaha band akan kita panggil, kita berikan pemahaman pentingnya menjaga penampilan para pekerja mereka supaya tidak mengumbar aurat," pungkas Bupati. (noi)

Baca Juga:
Aling, Pasien BPJS Kesehatan Gagal Diantar dengan Ambulans 
Satgas Pamtas TNI Ungkap Modus Penyeludupan Minuman Keras  
Polres Singkawang Siap Amankan Perayaan Imlek dan CGM 2017