Senin, 23 September 2019


Warga Temukan Mayat Pria Sudah Membusuk

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1046
Warga Temukan Mayat Pria Sudah Membusuk

MAYAT- Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang organ tubuhnya mulai rusak ditemukan di tepi pantai Desa Temajuk, Sabtu (18/2). (ist)

SAMBAS, SP - Sesosok mayat ditemukan di tepi pantai Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (18/2) pukul 09.30 WIB. Tidak diketahui identitas mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Kepala Satuan Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra menuturkan, mayat kali pertama ditemukan Kartonah (44), warga Desa Temajuk dan Indah (20), warga Desa Tanah Hitam saat hendak mencari Tengkuyung di daerah Teluk Limau Manis Pantai Temajuk.

"Keduanya langsung bergegas pulang dan memberitahu warga serta melaporkan kepada polisi perihal temuan mayat tersebut." katanya kepada Suara Pemred, Minggu (19/2).

Real Mahendra menambahkan, terdapat ciri yang bisa diidentifikasi seperti kalung dan lainnya.
"Tinggi badan sekitar 155 cm dan belum disunat. Kondisi mayat tidak menggunakan pakaian namun terdapat kalung berbahan benang nilon warna hitam dengan buah kalung berbahan stainless berbentuk pipih dan bulat pada bagian tengah kalung berlubang," ungkap Real Mahendra. 

Real Mahendra mengaku, pihaknya kesulitan mengenali mayat tersebut lantaran kondisinya saat ditemukan telah dalam keadaan rusak sehingga tidak dapat dikenali lagi.

"Pada bagian tangan dan kaki mayat rusak sehingga tidak dapat dilakukan pengambilan sidik jari. Kita juga tidak menemukan identitas jati diri pada mayat itu," jelas Real Mahendra.


Karena pada wilayah hukum Polsek Paloh sebelumnya tidak terdapat laporan orang hilang, hasil musyawarah antara kepolisian dan aparat desa setempat serta warga memutuskan mayat tersebut dikebumikan.


"Atas kesepakatan Pemerintah Desa Temajuk, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga lainnya disepakati mayat tersebut segera dimakamkan di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas," pungkas Real Mahendra. (noi/bah)