Seleksi Sekda Sambas Masuki Tahap Akhir

Sambas

Editor Kiwi Dibaca : 731

Seleksi Sekda Sambas Masuki Tahap Akhir
WAWANCARA - Ketua Tim Pansel Sekda Sambas, AS Natio Lasman (kanan), Asisten Komisioner KASN Bidang Monev, Abdul Hakim (tengah) dan Anggota Pansel Provinsi Kalimantan Barat, Yoseph Alexander (kiri) saat sesi wawancara dengan wartawan di Kantor Bupati Samba
SAMBAS, SP – Hari ini, Jumat (5/5), Tim Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Sambas dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) akan menyampaikan hasil ujian kompetensi komprehensif dan presentasi makalah kepada Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili.

"Insyallah kalau hari ini (kemarin,red) lancar, besok (hari ini,red) hasilnya akan kita sampaikan kepada bupati," ungkap Ketua Tim Pansel Sekda Sambas, AS Natio Lasman, Kamis (4/5).

Ujian kompetensi komprehensif dan presentasi makalah merupakan tahapan terakhir seleksi calon Sekda Kabupaten Sambas. Ujian itu dipantau langsung oleh Tim Pansel dan KSAN yang berlangsung di ruang rapat Sekda Kantor Bupati Sambas.

Natio Lasman mengatakan, ujian itu diberikan kepada empat bakal calon Sekda Sambas. Empat calon itu antara lain Uray Tajuddin, jabatan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Pertanian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, Zainal Abidin, jabatan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Ferry Madagascar, jabatan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sambas dan Ibrahim, jabatan Kepala Dinas PU Perumahan Rakyat, Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas.

"Setelah membuat makalah, kemudian akan disampaikan isinya. Lalu kita akan mengeksplor (mendalami,red) isi makalahnya seperti ada tanya jawab di situ," kata Natio Lasman.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), akan dipilih tiga nama dari empat calon yang akan diserahkan ke Bupati Sambas.

Sementara Asisten Komisioner KASN Bidang Monev, Abdul Hakim mengatakan, kehadirannya di Kabupaten Sambas untuk mengawasi jalannya pelaksanaan lelang terbuka Sekda.

"Kita akan melihat secara langsung apa prosesnya sudah bejalan dengan baik dan sesuai UU ASN dan sistem merit. Maksudnya apakah kandidat sesuai kualifikasi dan kompentisi untuk jabatan yang akan diemban," ungkap Hakim.

Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen SDM Aparatur yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan.

Hakim menlanjutkan, tahapan selanjutnya setelah menerima tiga nama calon Sekda sesuai dengan UU ASN, maka bupati akan berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Barat untuk menyampaikan hasil dari tim pansel.

"Namun yang berhak memilih siapa yang akan menjadi Sekda Sambas sepenunya ada pada Bupati Sambas sendiri," ucap Hakim.

Usai disampaikan ke gubernur, nantinya akan sampaikan lagi ke KSAN dan akan ditelaah lagi. Jika sesuai rekomendasi, maka akan disegerakan rekomendasi penetapan dan pelantikan.

"Kita tekankan untuk melengkapi berkasnya. Jika sudah lengkap dan sesuai dengan rekomendasi Tim Pansel, maka kita akan segera membuatkan rekomendasi penetapan dan pelantikan," pungkas Hakim. (noi/bah)