Langganan SP 2

Bulog Gelar Pasar Murah

Sambas

Editor Kiwi Dibaca : 363

Bulog Gelar Pasar Murah
PASAR MURAH – Warga memadati lokasi pasar murah yang diselenggarakan oleh Bulog. Di Sambas, Bulog juga menggelar kegiatan serupa dengan menjual beberapa komoditas pokok yang dibutuhkan masyarakat, Selasa (23/5).
SAMBAS, SP – Guna menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Lebaran, Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) meluncurkan program Gerakan Stabilisasi Pangan. Hal ini dungkapkan Kepala Bulog Sub Divre Singkawang, Nancy Savira, Selasa (23/5).

Nancy mengatakan bahwa program itu menjual berbagai kebutuhan pokok yakni minyak goreng, gula, beras dan bawang merah sesuai dengan harga yang diatur pemerintah. Gerakan Stabilisasi Pangan itu untuk membantu masyarakat dengan menghadirkan komoditas yang relatif lebih murah.

"Untuk sekarang di Kabupaten Sambas kami menjual empat komoditi yakni minyak goreng, gula, beras dan bawang merah. Sudah tiga kali kita menjual, pertama di Terminal Sambas, kedua di halaman Masjid Babul Jannah Sambas dan hari ini (kemarin,red) di Kecamatan Tebas," kata Nancy. Tiga lokasi itu dipilih setelah pihak Bulog berkoordinasi dengan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas.

"Untuk komoditi dan lokasi tempat berjual sesuai dengan permintaan dan arahan Diskumindag Kabupaten Sambas. Dimana kita perlukan untuk menjual, kita lakukan," ungkap Nancy. Seemantara Kepada Diskumindag Kabupaten Sambas, Uray Tajudin mengatakan, Gerakan Stabilitasi Pangan yang diselengarakan Perum Bulog sangat membantu masyarakat Kabupaten Sambas dalam mencukupi kebutuhan bahan pokok sesuai dengan stok yang tersedia.

"Gerakan ini sangat baik untuk masyarakat. Kita dari Diskumidag Kabupaten Sambas hanya memfasilitasi, sekaligus memberitahu kepada masyarkakat tentang program ini," kata Tajudin. Disinggung terkait tempo program tersebut, Tajudin mengatakan, sepanjang ada permintaan dan stok masih tersedia, maka akan selalu dilakukan.

"Untuk di Kabupaten Sambas sudah tiga kali kita lakukan dan pada bulan Ramadan juga ada rencana untuk program pasar murah ini. Selagi ada permintaan masyarakat, kemudian kita cek di Bulog masih ada stok, kita minta mereka berjualan lagi di Sambas," kata Tajudin. (noi/bah)