RSUD Pemangkat Diminta Tingkatkan Pelayanan

Sambas

Editor Kiwi Dibaca : 271

RSUD Pemangkat Diminta Tingkatkan Pelayanan
JENGUK PASIEN - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menjenguk pasien RSUD Pemangkat, Selasa (26/9). Atbah meminta pegawai rumah sakit memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
SAMBAS, SP - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengapresiasi peningkatan kualitas layanan yang dilakukan oleh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemangkat.

Hal ini disampaikannya saat meninjau ke RSUD Pemangkat sekaligus meresmikan penggunaan Aula Sabirin di lantai dua RSUD Pemangkat, Senin (25/9).

“Saya meminta agar ke depan pelayanan yang telah baik ini semakin ditingkatkan. Semuanya harus tersenyum mulai dari dokter, bidan, perawat hingga gedung pun tersenyum kepada pengunjung,” kata Atbah.

Menurut Atbah, ukuran sukses program kesehatan yang baik dapat dilihat dari jumlah pasien yang berkunjung. Semakin kecil jumlah pasien maka program kesehatan pemerintah bisa dikatakan berhasil.

“Contohnya ada teman saya dokter di Uni Emirat Arab. Dia buka praktek tetapi kemudian tutup karena tidak ada pasien. Artinya semua orang hidup sehat. Makanya kita gencarkan gerakan masyarakat sehat,” kata Atbah.
Atbah juga mengaku senang melihat perkembangan di RSUD Pemangkat. Sebab, dalam waktu singkat di bawah kepemimpinan Direktur dr Achmad Hardin SpPd, terlihat komitmen pemberian pelayanan yang semakin baik dan peningkatan fasilitas serta kebersihan rumah sakit.

Atbah juga menyempatkan diri berkeliling di rumah sakit serta menyapa warganya yang sedang menjalani perawatan.
Di kesempatan ini, Atbah beserta sejumlah pejabat lainnya seperti Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Syahputra,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, I Ketut Sukarja serta seluruh unsur pegawai rumah sakit dan masyarakat juga menandatangani komitmen bersama dalam rangka akreditasi rumah sakit.

Penilaian akreditasi RS sedniri akan dilakukan pada akhir November. Selain itu, komitmen ini dimaksudkan dalam memberikan pelayanan, dimana seluruh elemen rumah sakit mengikuti standar operasional prosedur yang berlaku.

Sementara Direktur RSUD Pemangkat, dr Achmad Hardin mengatakan, pihaknya menyosialisasikan rencana pemberian nama RSUD yang mengambil nama dari satu diantara Sultan Sambas yakni RSUD Sultan Muhammad Syafiuddin Pemangkat.

“Pada tahap ini kita baru sebatas menyosialisasikan,” kata Hardin.
Hardin menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, peningkatan fasilitas sejumlah alat medis juga sedang dilakukan seperti pengadaan CT Scan dan cuci darah, sehingga pasien dari Sambas dan sekitarnya nantinya tidak lagi harus keluar kota untuk mendapatkan fasilitas ini.

“Satu bulan ini juga dilakukan penataan taman lingkungan, parkir, selasar, dan akan dibangun gedung CSSD (Central Strelisiasi Suport Departement) atau pusat sterilisasi alat-alat,” kata Hardin.

Terkait renovasi salah satu ruang yang dijadikan Aula Sabirin, Hardin menuturkan, sebelumnya ruang ini adalah bekas ruang rawat inap atau zaal anak yang sudah lama kosong dan tidak termanfaatkan. Untuk itu, dalam waktu satu bulan selepas ia memimpin, ruang ini dibedah sedemikian rupa sehingga menjadi aula yang punya tampilan modern dan nyaman.

“Semoga aula ini menjadi representasi pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dapat dimanfaatan sebaik mungkin” pungkas Hardin. (noi/bai)