Miris, Remaja Sambas Kubur Masa Depan Akibat Penyakit Ganas

Sambas

Editor K Balasa Dibaca : 634

Miris, Remaja Sambas Kubur Masa Depan Akibat Penyakit Ganas
Tumor ganas di bahu Mauliandi. (ist)
SAMBAS, SP – Berawal dari sebuah kecelakaan kecil saat bersepeda, seorang remaja berusia 19 tahun kini terkulai tak berdaya, sebuah tumor menggerogoti bahu kanannya.

"Dia tamatan sekolah SMK, seperti teman-teman sebayanya, dia juga ingin melanjutkan pendidikan agar bisa bekerja dengan layak dan membantu kami, orang tuanya,"

Demikian yang dituturkan Rabuan, lelaki berusia 51 tahun yang merupakan ayah dari Mauliandi, remaja yang saat ini sedang berjuang melawan tumor ganas di pundaknya tersebut.

Suami dari Rustiah ini menuturkan, awal mula datangnya penyakit tumor ganas yang mendera anak keduanya tersebut, sebuah kecelakaan kecil, jatuh dari sepeda.

"Pada tahun 2015, anak saya sedang bersepeda, kemudian jatuh dan cedera biasa, kami tidak menduga ini menjadi awal dari penyakit yang membuatnya seperti ini," katanya.
Seperti biasa, di perkampungan pengobatan tradisional adalah cara yang paling banyak ditempuh untuk mengobati cedera akibat kecelakaan kecil.

"Mauliandi kita bawa ke tukang urut, beberapa tempat sudah kita datangi untuk mengurut bahunya yang tampak mulai membengkak dan sedikit benjol,"ungkapnya.

Tak hanya dibawa ke tukang urut tradisional, karena urung sembuh, Mauliandi juga dibawa ke Tabib Tionghoa.

Lelaki yang berprofesi sebagai tenaga kontrak di PLN Pemangkat itu kemudian membawa Mauliandi ke Rumah Sakit Pemangkat. Dokter mengatakan Mauliandi harus dioperasi.

"Dokternya bilang Mauliandi harus dioperasi, untuk mengeluarkan lendir di bahunya tersebut, operasinya ditanggung BPJS saat itu,"kisahnya.

Operasi kecil pun dilakukan untuk membuang lendir di bahu Muliandi, namun dikatakan sang ayah, Dokter kebingungan karena tidak menemukan lendir yang dimaksud, seonggok daging seolah tumbuh di balik benjolan yang membuat Mauliandi tak bisa tidur nyenyak.

Hasil pemeriksaan pun diperoleh, sebuah berita buruk menghampiri keluarga Rabuan. Mauliandi divonis terkena tumor ganas.
Kini keluarga ini membutuhkan uluran bantuan. Bantuan itu dapat memberikan kesempatan kepada Mauliandi, untuk terus berjuang melawan penyakitnya dengan pengobatan.

Segala sumbangan dapat diberikan atau disalurkan kepada mereka secara langsung atau melalui rekening Bank BRI nomor 0568-01-001877-50-3 atas nama Rabuan, informasi lainnya dapat menghubungi langsung Rabuan dengan nomor Hp 085245078592. (noi)


Komentar