Kapolres Sambas Ajak Masyarakat Tingkatkan Kamtibmas

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 371

Kapolres Sambas Ajak Masyarakat Tingkatkan Kamtibmas
JAGA KAMTIBMAS - Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadi Prabowo saat berfoto bersama istrinya. Kapolres meminta masyarakat Sambas untuk dapat menjaga Kamtibmas yang kondusif. (SP)
SAMBAS, SP - Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk meningkatkan suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan tidak menyebar berita hoax.

"Saya menyarankan kepada masyarakat untuk tidak mengirim konten yang tidak jelas kebenarannya, karena dengan berita hoax bisa membawa arah pemikiran kita cendrung ke hal negatif, dan yang bersangkutan bisa mnejadi tersangka UU ITE,"  katanya, Rabu (29/11).

Keterlibatan seluruh masyarakat kata Kapolres, dari elemen yang paling bawah sampai paling tinggi diharapkan saling bahu membahu untuk menangkal pengaruh negatif dan radikalisme.

"Termasuk saat ini, kepada masyarakat apabila menemui media sosial yang mengarah kepada radikalisme, silakan untuk koordinasi dengan kami. Kami melakukan pencegahan dini  untuk mendeteksi terhadap akun-akun yang dimaksud," tegaskan.

Ia meminta masyarakat untuk bisa menjadikan dirinya sebagai polisi di wilayahnya. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang berbau negatif, kriminalitas, terorisme dan narkotika.

"Pada dasarnya pencegahan yang lebih efektif melalui community polisi, di mana masyarakat bisa melakukan pengamanan diri sendiri dan bisa menjadikan dirinya sebagai polisi. Sehingga bisa menghindari dari hal-hal yang melanggar hukum," jelasnya.

Para orang tua juga turut diimbau untuk lebih sering lagi melakukan pengawasan terhadap anaknya, untuk tidak membaca berita yang tidak jelas kebenarannya.

"Pahamilah segala sesuatu itu dari sisi yang benar, karena belakangan ini terutama melalui internet banyak sekali yang dijadikan sarana kejahatan, bahaka semua umur juga berdampak," katanya.

Maka dari itu ornag tua juga harus dapat mengawasi anak-anaknya, agar tidak mengambil dan membaca apalagi mengirim berita di internet yang berbau negatif. (noi/pul)