HUT DWP Sambas ke-18

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 212

HUT DWP Sambas ke-18
TUMPENG - Pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Sambas, Hairiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP). (SP/Noi)

DWP Mesti Perkuat Peran Serta Perempuan


Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi masyarakat diharapkan menjadi organisasi yang profesional sehingga akan memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa. 

SP - Wakil Bupati Sambas,  Hairiah mengatakan, DWP sebagai wadah persatuan istri ASN Republik Indonesia, harus menyadari sepenuhnya kewajiban untuk mensukseskan tujuan nasional.

"Yaitu dengan cara mewujudkan masyarakat adil dan makmur secara merata, serta berkeseimbangan antara material dan spiritual," ujar Wabup saat menghadiri perayaan Ulang Tahun DWP Kab Sambas ke-18 tahun 2017, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (12/12).

Mewujudkan itu kata Hairiah diawali dengan adanya kemauan. Selain itu, faktor lain adalah kemampuan meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki, guna menghadapi tuntutan dan tantangan kehidupan baik era reformasi dan globalisasi. 

"Dengan menyertakan istri-istri ASN dalam proses pembangunan nasional dan pembangunan daerah melalui wadah ASN, insya Allah akan memberikan dukungan untuk pembangunan bangsa," ujar dia. 

Hal tersebut jelas dia, tidak hanya sebatas suatu tindakan perikemanusian yang adil, melainkan DWP diharapkan mampu memotori penyelesaian permasalahan wanita di Indonesia. DWP juga harus hadir dalam mendorong wanita Sambas terlibat dalam semua aspek pembangunan. 

"Menyikapi permasalahan bangsa dewasa ini, DWP harus selalu dinamis, DWP bisa melakukan perubahan mendasar, tujuannya agar DWP menjadi organisasi yang netral, mandiri dalam menentukan visi dan misi, demokratis," katanya.

Hairiah juga mengatakan DWP agar bisa menjadi bagian dari inisiator persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya untuk kesejahteraan anggota dan keluarga. 

Ketua DWP Sambas, Mintosih Uray Tajudin mengungkapkan, sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia, DWP memiliki peluang mengambil peran strategis dan berperan aktif dalam pembangunan nasional. Potensi DWP mulai dari tingkat pusat, propinsi, kabupaten/kota, hingga ketingkat kelurahan dan desa. 

"Ini merupakan potensi kekuatan yang besar, patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam menyukseskan program nasional," ujar dia.

Dijelaskan Istri Sekda Kab Sambas ini, pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat. Perempuan bisa mengaktualisasikan dirinya dalam banyak hal sesuai dengan program prioritas yang ditetapkan dalam tiga hal. Yaitu pendidikan, ekonomi dan kesehatan. 

"Kontribusi DWP turut serta menyelesaikan masalah bangsa, telah masuk dalam program prioritas yang telah ditetapkan bersama," jelasnya.

Dijelaskannya yaitu, pembinaan pendidikan keluarga di lingkungan DWP dan masyarakat, pemberdayaan eknomi produktif dan kreatif bagi anggota dan masyarakat, serta implementasi gerakan masyarakat hidup sehat. (nurhadi/pul)