MTQ ke-28 Kabupaten Sambas Berakhir

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 86

MTQ ke-28 Kabupaten Sambas Berakhir
SAMBUTAN - Wakil Bupati Sambas, Hairiah saat memberikan sambutan pada acara penutupan MTQ ke-28 tingkat Kabupaten Sambas, Minggu (31/12). (SP/Kinoi)

Kecamatan Sambas dan Semparuk Jadi Juara Umum Bersama


SAMBAS, SP - Musabaqoh Tilawah Qur'an (MTQ) ke-28 tingkat Kabupaten Sambas di Kecamatan Semparuk telah berakhir. Kecamatan Sambas dan Selakau bersama-sama menjadi juara umum.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan selamat kepada Kecamatan Sambas dan Selakau yang telah memenangkan MTQ ke-28 ini," ujar Wakil Bupati Sambas, Hairiah saat memberikan sambutan penutupan MTQ, Minggu (31/12).

MTQ ini dikatakan Hairiah mempunyai makna khusus dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan keagamaan, sebab MTQ dapat memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama dan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.

"MTQ ini diharapkan adanya perubahan peningkatan bacaan Alquran bagi masyarakat Kabupaten Sambas, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

MTQ bisa menjadi wahana yang ideal dalam upaya meningkatkan ukhuwah islamiyah dan silaturahmi antar sesama, sehingga Alquran akan tetap menjadi fungsi sebagai pedoman hukum bagi umat Islam terutama di Kabupaten Sambas.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk semakin memantapkan  Islamiyah sebagai fondasi terciptanya ukhuwah basyariyah atau persaudaraan antar bangsa dan ukhuwah wathoniyah persaudaraan atas dasar persamaan tanah air untuk mewujudkan  persatuan dan kesatuan bangsa bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Sambas," terangnya.

MTQ yang dilaksanakan juga memiliki misi dan makna yang cukup penting,  tidak hanya dapat meningkatkan minat baca umat Islam kepada kitab suci Alquran, namun juga mengajak umat Islam mampu menghayati dan mengamalkan isi kandungannya.

"Saya berharap pelaksanaan MTQ yang diadakan setiap dua tahun sekali jangan hanya dijadikan seremonial saja, akan tetapi hendaknya dijadikan tolak ukur dan evaluasi bagi masyarakat dalam memahami dan mendalami isi kandungan Alquran," terangnya.

Kabupaten Sambas memiliki potensi dalam berbagai cabang musabaqah, seharusnya menjadi penyemangat bagi Lembaga Pengembangan Tilawah Qur'an (LPTQ) dalam melakukan pembinaan. Prestasi yang pernah diraih Kabupaten Sambas cukup membanggakan sebab pernah berhasil di MTQ tingkat nasional.

"Prestasi Sambas yang pernah menjuarai MTQ tingkat provinsi pada tahun 2014, semoga dapat direbut kembali, kita berharap Sambas sukses dan meraih juara umum lagi. Namun itu bukanlah pekerjaan mudah, perlu kerja keras dari segenap jajaran pengurus LPTQ Sambas dan pembina qori-qoriah," tutupnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Sambas, Hasanusi mengatakan, sejak pembukaan sampai penutupan MTQ berjalan dengan lancar. Hal ini berkat kerjasama seluruh panitia penyelenggara yang saling bahu-membahu untuk mensukseskan acara ini.

"Saya atas nama LPTQ kabupaten mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara," terangnya.

MTQ  di Kecamatan Semparuk ini sangat sangat berbeda dengan MTQ sebelumnya, sebab saat pelaksanaan ada tamu kehormatan juara MTQ tingkat internasional yaitu Rahmawati yang hadir.

"Turut dihadiri juga oleh hakim nasional dan provinsi, ini suatu kehormatan bagi kami selaku penyelenggara," ungkapnya.

Untuk berikutnya kecamatan yang menyelengarakan MTQ tingkat kabupaten yang ke-29 yaitu Kecamatan Teluk Keramat. Ia juga mengatakan telah mengamati MTQ di Semparuk ini, yang mana mengalami peningkatan, dan ini merupakan sejarah di mana  juara umum bisa bersama-sama.

"Setelah ini, kami akan melaksanakan training center kepada para pemenang untuk meningkatkan hasil bacaan, mengingat bahwa pada April 2018 akan dilaksanakan MTQ tingkat provinsi di Kabupaten Mempawah. Insya Allah bulan Oktober 2018 akan ada MTQ tingkat nasional di Medan Provinsi Sumatera Utara," pungkasnya.

Berkat Dukungan Masyarakat


Ketua Panitia MTQ ke-28, Jumli mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang memberikan partisipasi baik dalam bentuk materi maupun dukungan moral.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan kritik dan saran kepada kami karena kritikan dan saran bagi kami merupakan semangat bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi," ujarnya.

Jumli yang juga merupakan Camat Semparuk ini menerangkan, pihak panitia juga menghaturkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya baik di sisi pelayanan maupun kesiapan dalam menghadapi MTQ tersebut.

"Mohonan maaf  sekali lagi karena masih banyak kekurangan yang kami laksanakan," pungkasnya. (noi/pul)