Resolusi Tahun 2018 Pemda Sambas

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 272

Resolusi Tahun 2018 Pemda Sambas
APEL - Sekda Sambas, Uray Tajudin memimpin Apel pagi di Sekretariat Daerah, Badan Keuangan Daerah hingga ke Dinas Kominfo Sambas, Selasa (2/1). Sekda juga menyambangi langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (SP/Nurhadi)

ASN Diminta Ubah Pola Kerja yang Lebih Baik


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Uray Tajudin meminta, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Sambas agar merubah pola kerja berorientasi kualitas pada tahun 2018.

SP - Sebagai ASN minimal harus mengerti regulasi disiplin yang berlaku. Menyikapi pelaksanaan cuti nasional dan cuti bersama di tahun 2018, Sekretaris Daerah didampingi Kepala BKPSDMAD Nurpinarto, Staf Ahli Bupati Sambas Juliansyah, Kabag Hukum Marjuni, Kabag Ortal Dedy Z dan beberapa pegawai BKPSDMAD melakukan pengawasan atau monitoring ke Organisasi Perangkat Daerah, Selasa (2/1). 

Dimulai Apel pagi di Sekretariat Daerah, Badan Keuangan Daerah hingga ke Dinas Kominfo Sambas, Sekda dan rombongan menyambangi langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam kunjungannya itu, Sekda memberikan arahan dan melakukan absensi kehadiran ASN dihari pertama masuk kerja tahun 2018.

Inspeksi tersebut dikatakan Sekda akan dilaporkan langsung ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah Sambas. 

"2018 ini saya harapkan terjadi perubahan pola pikir dan pola prilaku ASN, agar menjadi lebih baik," ujar dia.

Tajudin memberikan peringatan bagi ASN yang absensi kehadirannya tidak mencerminkan amanat Undang-undang ASN. Dia menyebutkan jika tidak bisa mengikuti aturan ASN, lebih baik mengundurkan diri. 

"Sebagai ASN, kita memiliki aturan yang harus kita patuhi dan kita laksanakan. Jika memang tidak sesuai aturan, atau ingin menggunakan aturan sendiri, kita tawarkan beberapa pilihan," ungkap dia. 

Sekda meminta ASN tidak menggunakan pola pikir sekedar masuk kerja saja. Tajudin menuturkan, aturan masuk kerja bagi ASN sangat jelas. Selain itu, kinerja ASN berpengaruh pada penilaian untuk promosi karir. 

"ASN harus menentukan sendiri karirnya, dengan menunjukkan kualitas. Insyaallah, promosi jabatan dilakukan dengan proporsi kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki. Bukan karena kedekatan," tegas dia. 

Hal lain yang menjadi perhatian Sekda, ASN diminta membangun suasana kerja yang menghadirkan kenyamanan dan kebetahan bekerja. Dia menginginkan layanan ASN menghadirkan penilaian yang baik oleh publik. 

"Bersama kita bisa memberikan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat. Penilaian Ombudsman harus kita jadikan motivasi untuk menghadirkan yang terbaik," papar dia. 

Hasil inspeksi hari pertama masuk kerja tahun 2018 itu, Sekda mengumpulkan ASN yang tidak hadir di Kantor Bupati. Diyakinkan Sekda, ASN yang dikumpulkan itu akan mendapatkan peringatan dan tindak lanjut sebagaimana mestinya menurut amanat Undang-undangn ASN. (nurhadi/pul)