Masa Kerja KPUD Berakhir H-3 Pilgub

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 193

Masa Kerja KPUD Berakhir H-3 Pilgub
Ilustrasi. Net
SAMBAS, SP - Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, masa bakti Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sambas, akan habis.

Ketua KPUD Sambas, Suaib mengatakan bahwa sesuai surat keputusan saat pelantikan, H-3 atau tiga hari sebelum pemungutan suara, Komisioner KPU Sambas sudah habis masa kerjanya.

"Jika dihitung sesuai dengan jadwal yang sudah ada, maka pencoblosan untuk Pilgub Kalbar adalah pada 27 Juni 2018 dan sesuai Surat Keputusan (SK) yang kami miliki saat dilantik 24 Juni 2013 silam, KPUD Sambas akan berakhir pada 24 Juni 2018," ungkap Suaib, baru-baru ini. 

Berakhirnya masa jabatan KPUD Sambas ini bertepatan pada masa tenang Pilgub Kalbar.

"Jadi pas saat masuk masa minggu tenang jabatan tersebut sudah habis," kata Suaib. 

Terkait hal ini, Suaib mengatakan pihaknya sedang menanti tindak lanjut dari KPU RI. KPUD Sambas dibentuk atas Undang-Undang dan batas tersebut masa kerja juga diatur oleh Undang-Undang. 

“Keputusan seperti apa ke depannya adalah ranahnya KPU RI dan kami siap menanti arahan KPU RI. Namun yang jelas sesuai SK yang kita miliki, masa jabatan kita akan berakhir dalam lima tahun," kata Suaib.

Seiring hal tersebut, proses rekrutmen anggota KPUD Sambas saat ini juga sudah mulai berjalan. Suaib berharap anggota KPUD berikutnya akan bertugas dengan baik demi kelangsungan demokrasi yang berkualitas, jujur dan adil.

"Harapan kita, siapapun yang kelak akan menjadi Ketua dan Anggota KPUD Sambas bisa melaksanakan tugas dengan baik sesuai tahapan yang sudah diatur oleh Undang-Undang,” kata Suaib. 

Persoalan waktu yang terbilang sempit, Suaib berpendapat tidak akan menjadi kendala berarti, selama para anggota KPUD yang baru tersebut bisa beradaptasi dan benar-benar mengabdikan diri untuk menyukseskan pemilu," pungkas Suaib.

Sementara Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Azman mengatakan, estafet pergantian kepemimpinan KPUD tidak perlu dikhawatirkan, meskipun rentang waktunya berada di tengah proses Pilgub.

"Saya kira hal tersebut tidak menjadi persoalan. KPU RI tak mesti memperpanjang SK KPUD Sambas karena masa kerja mereka yang berakhir saat sedang proses Pilgub Kalbar," kata Azman. 

Proses rekrutmen diyakini Azman akan melahirkan komisioner KPUD yang berkualitas, sehingga jalannya pesta demokrasi akan tetap lancar.

"Mereka yang dipilih menjadi anggota KPUD Sambas tentunya adalah orang-orang yang memiliki kapabilitas tinggi. Proses rekrutmen yang ketat dengan serangkaian ujian tentu saja akan sangat berpengaruh pada kualitas yang dihasilkan,” pungkas Azman. (noi/bah)