Jalan Dermaga Tebas Kuala Semakin Memprihatinkan

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 194

Jalan Dermaga Tebas Kuala Semakin Memprihatinkan
HANCUR - Kondisi jalan menuju Dermaga Tebas Kuala semakin hancur. Pemerintah daerah diminta memperhatikan ruas jalan yang menjadi urat nadi ekonomi tersebut. (SP/Kinoi)

Pemerintah Daerah Diminta Cepat Perbaiki 


Kondisi jalan menuju Dermaga Penyeberangan Tebas Kuala di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, kian memprihatinkan. Jalan tersebut becek, berlumpur dan berdebu. Aktivitas warga pun jadi terganggu. 

SP - Satu di antara warga Desa Tebas Kuala, Yudi mengeluhkan buruknya jalan tersebut. Dia menganggap pemerintah daerah tidak responsif untuk memperbaiki akses jalan yang merupakan jalur utama perekonomian tersebut.

"Sehari-harinya kendaraan lalu lalang di jalan ini. Mereka mengangkut berbagai macam barang untuk dibawa ke Kecamatan Jawai, Jawai Selatan, Tekarang dan sekitarnya. Demikian juga sebaliknya," ujar Yudi, Selasa (6/2).

Yudi pun menganggap pemerintah daerah acuh tak acuh terhadap nilai manfaat jalan tersebut sebagai jalur ekonomi. Sebab, tak pernah ada upaya perbaikan jalan yang berarti selama bertahun-tahun.

"Jalan ini tak hanya penting bagi warga Desa Tebas Kuala, tapi juga kecamatan-kecamatan yang ada di seberang. Mengapa tidak diupayakan adanya perbaikan, sudah bertahun lamanya kondisi tersebut dibiarkan," geram Yudi.

Yudi bahkan telah menyampaikannya keluhannya kepada Pemerintah Desa Tebas Kuala, namun tak ada respons. 

"Barangkali desa terbatas anggarannya,” duga Yudi. 

Jika demikian, pemerintah daeah harus bergerak cepat memperbaikinya. Pemerintah daerah harus membuktikan janjinya terhadap komitmen pemenuhan fasilitas infrastruktur yang baik.

"Saatnya pemerintah menunjukkan bahwa mereka memiliki komitmen untuk membangun infrastruktur terutama di lajur yang memang memiliki nilai kepentingan ekonomi tinggi. Jangan seperti sekarang. Kalau panas berdebu, kalau hujan becek membahayakan," kata Yudi.

Yudi mengungkpkan bahwa setidaknya sepanjang lebih dari 700 meter kondisi jalan Desa Tebas Kuala tersebut rusak dan dalam kondisi memprihatinkan.

"Dulu pernah ditambal sulam. Kemudian juga pernah ditimbun batu pada titik-titik tertentu, tapi tidak bisa menahan tonase kendaraan yang lewat, sehingga hanya dalam waktu singkat kondisi jalan sudah rusak lagi," pungkas Yudi. (nurhadi/bah)