Dongkrak Jeruk, Atbah Optimalkan Citrus Center

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 226

Dongkrak Jeruk, Atbah Optimalkan Citrus Center
CITRUS CENTER – Gedung citrus center di Desa Sempadung, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Pemkab setempat berjanji mengoptimalkan keberadaan citrus center untuk maksimalisasi produksi jeruk. (SP/Kinoi)
SAMBAS, SP - Keberadaan citrus center sebagai pusat riset dan pengembangan komoditas jeruk di Kabupaten Sambas memegang peran penting bagi perkembangan jeruk Sambas, yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Sambas dan pemerintah pusat.

Karena itu, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menilai peran citrus center yang berada di Desa Sempadung, Kecamatan Tebas ini harus dioptimalkan .

"Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Pontianak, pemerintah provinsi agar kita bisa mengoptimalkan citrus center demi kemajuan jeruk Sambas," ungkapnya, Senin (12/2).

Dengan demikian, peningkatan produksi jeruk dalam bentuk olahan akan bisa dilakukan. 

"Kita berharap bahwa produksi jeruk Sambas ini tak hanya meningkat mentahnya, namun juga produk olahannya," jelasnya.

Pemerintah akan berupaya untuk menggalakkan produksi olahan jeruk. Hal ini bisa dimulai dengan skala yang kecil.

"Ke depan kita sudah harus berpikir untuk mengolah jeruk tersebut dan ini bisa kita mulai dari skala kecil, misalnya pabrik yang sederhana, tetapi mampu menghasilkan hasil olahan yang bisa kita jual dan menjadi brand yang kita miliki," paparnya.

Menyerap hasil panen masyarakat tani jeruk juga menjadi satu di antara perhatian pemerintah daerah.

"Apalagi dengan dibukanya pos lintas batas ekspor impor, maka kebutuhan akan bahan mentah dan olahan akan semakin meningkat. Jeruk Sambas bisa kita jual ke Malaysia lewat border Aruk," tutupnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Guntur menyatakan, keberadaan citrus center perlu  dimaksimalkan penggunaanya. Sebab untuk membangun citrus center, pemerintah sudah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. 

Dibangunnya citrus center itu bertujuan meningkatkan hasil jeruk di Sambas yang dikenal sebagai sentra tanaman jeruk. 

“Untuk jeruk di Kabupaten Sambas itu ada citrus center. Kok tidak dimanfaatkan? Padahal, di situ ada laboratorium, juga pelabelan untuk jeruk. Harusnya fasilitas tersebut juga dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Sambas,” ujarnya. (noi/bah)