Server Rusak, Layanan Paspor Terhenti, Lampu Padam Jadi Biang Kerok

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 257

Server Rusak, Layanan Paspor Terhenti, Lampu Padam Jadi Biang Kerok
SEPI - Kantor Imigrasi Sambas tampak sepi aktifitas pasca kerusakan jaringan yang mengakibatkan pembuatan paspor terhenti. Pejabat imigrasi Sambas diminta untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut agar masyarakat tidak pulang dengan kecewa. (Ist)
Kasi Lalintuskim Kantor Imigrasi Sambas, Ari Widodo
"Pendaftaran oleh masyarakat yang ingin membuat paspor tetap dilayani, akan tetapi tidak bisa langsung mencetak buku paspor akibat server mengalami gangguan."

SAMBAS, SP - Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas Status Kimigrasian (Lalintuskim) Kantor Imigrasi Sambas, Ari Widodo mengungkapkan Kantor Imigrasi Sambas terpaksa tidak bisa mengeluarkan paspor sejak empat hari terakhir. 

Terhambatnya pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Sambas akibat server yang terkoneksi dengan Imigrasi di Jakarta mengalami kerusakan.

Ari menyebutkan pelayanan kepada masyarakat tetap dibuka seperti biasa, namun tidak bisa mengeluarkan paspor.

"Pendaftaran oleh masyarakat yang ingin membuat paspor tetap dilayani, akan tetapi tidak bisa langsung mencetak buku paspor akibat server mengalami gangguan," ujar Ari Widodo, Sabtu (24/2).

Diungkapkan, awal timbulnya kerusakan terhadap server tersebut ketika aliran listrik terputus pada Rabu (21/2) pagi lalu. 

"Ketika itu mati lampu. Pada saat aliran listrik sudah ada, server tidak dapat digunakan," katanya.

Akibatnya, pelayanan pembuatan paspor untuk sementara tidak dapat dilakukan. Pihaknya sudah memberitahukan kerusakan server tersebut kepada divisi yang membidangi hal tersebut di Jakarta.

"Untuk sementara sudah dikomunikasikan. Sekarang lagi ditindaklanjuti, sedang diperbaiki," ucapnya.

Namun, belum bisa dipastikan hingga kapan perbaikan server tersebut.

"Untuk kepastian masih belum bisa dipastikan, namun demikian kita tetap berupaya," katanya. 

Ari mengemukakan, sebelumnya pada awal tahun 2017 lalu kerusakan server juga pernah dialami oleh Kantor Imigrasi Sambas.

"Ketika itu untuk memperbaiki kerusakan terhadap server tersebut diperlukan dua minggu untuk perbaikan server," katanya.

Atas pelayanan tersebut Ari meminta masyarakat bersabar. Untuk keperluan paspor yang bersifat mendesak, dirinya menyarankan untuk bisa ke kantor imigrasi lain yang terdekat.

"Imigrasi Singkawang merupakan Kantor Imigrasi yang terdekat. Jadi masyarakat Kabupaten Sambas bisa mendapatkan pelayanan permohonan paspor di sana.Bisa juga daftar via online ke Kantor Imigrasi Singkawang," katanya.

Ari mengatakan, untuk mengetahui kondisi terkini Imigrasi Sambas, warga dapat menghubungi nomor informasi 081258597723.

"Nomor HP tersebut untuk mengetahui informasi dan layanan pengaduan bisa melalui SMS dan telepon," katanya. 

Ari mmengatakan bahwa pelayanan paspor dalam kondisi normal Imigrasi Sambas dapat mengeluarkan kurang lebih 80 paspor setiap hari.

"Rata-rata 80 buku paspor kurang lebih per hari. Dari jumlah tersebut lebih didominasi oleh pemohon untuk umrah. Sedangkan selebihnya untuk wisata. Ada juga masyarakat yang membuat paspor untuk berobat ke Kuching Sarawak Malaysia. Jika dipersentasikan 50 persen dari jumlah tersebut untuk melakukan ibadah umroh," pungkas Ari.

Mesti Cepat Diperbaiki


Tokoh Masyarakat Kabupaten Sambas, Zaini meminta pejabat Kantor Aimigrasi Sambas merespons cepat kerusakan server itu dengan mengadu ke kantor pusat. Jika tidak, maka masyarakat akan dikorbankan. 

“Kasian warga yang datang ke kantor imigrasi lalu gigit jari karena pengurusan paspor terkendala server yang rusak. Berapa biaya yang sudah dikeluarkan warga untuk datang ke sana, lalu pulang tanpa hasil. Saya harap ini bisa jadi perhatian untuk mempercepat perbaikan pelayanan itu,” katanya. 

Kemudian, pejabat Kantor Imigrasi Sambas dapat memberikan solusi lain dengan tanpa menyuruh warga pulang tanpa hasil. 

“Caranya barangkali memberitahukan warga apakah dapat mengurus paspor via online dan solusi-solusi lain yang melegakan warga,” pungkasnya. (noi/bah)