Parah! Berkedok Jadi Guru Ngaji, Pria di Sambas Ini Malah Cabuli Bocah

Sambas

Editor K Balasa Dibaca : 243

Parah! Berkedok Jadi Guru Ngaji, Pria di Sambas Ini Malah Cabuli Bocah
Tersangka guru ngaji cabul saat diinterogasi polisi. (ist)
SAMBAS, SP – Berkedok sebagai guru ngaji, seorang pemuda yang baru saja tinggal di Desa Bukit Mulya, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, ditangkap oleh jajaran Polsek Subah, lantaran dilaporkan warga telah melakukan pencabulan terhadap bocah usia tujuh tahun.

Tersangka AY (23) tak berkutik saat petugas meringkusnya, Rabu (28/2) pukul 16.00 WIB.

Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo, melalui Kapolsek Iptu Dedeh Hasanudin mengatakan, tersangka merupakan warga pendatang yang baru saja tinggal di daerah tersebut.

"Terlapor laki-laki lahir di Demak 5 Agustus 1995,  pekerjaannya wiraswasta, asal Desa Jetak Sari Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah," ungkapnya, Kamis (1/3).

Diceritakan Kapolsek, kejadian pencabulan bahkan dilakukan tersangka di masjid desa setempat.
Kejadian ini terungkap setelah korban mengeluhkan sakit kepada ibunya. Kemudian korban lalu diperiksakan ke dokter.

"Pasca kejadian, sifat korban serta kelakuannya menjadi lebih tertutup terhadap keluarga serta teman-temannya," ujarnya.

"Kemudian pada hari Rabu 28 Februari 2018 pukul 13.00 WIB, korban dibawa Ibunya ke Puskesmas untuk diperiksakan," sambung kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami luka pada bagian alat vitalnya.

"Atas hal tersebut, ibu korban kemudian menanyakan kepada anaknya, apa yang telah terjadi. Dari pengakuan anak atau korban ini, diketahui telah terjadi tindakan pencabulan oleh terlapor," jelasnya.

Tokoh masyarakat setempat, Ahmad Hapsak Setiawan prihatin atas kejadian tersebut.

"Kita harus berhati-hati dengan orang yang baru datang di lingkungan kita, tersangka adalah warga pendatang yang baru tiga bulan tinggal di sini," jelasnya. (noi)