500 Guru Honorer Non Kategori 'Serbu' Kantor Bupati Sambas, Mereka Menuntut Hal Ini

Sambas

Editor Andrie P Putra Dibaca : 338

500 Guru Honorer Non Kategori 'Serbu' Kantor Bupati Sambas, Mereka Menuntut Hal Ini
500 guru honorer non kategori mendatangi Kantor Bupati Sambas. (SP/Nurhadi)
SAMBAS,  SP - Sebanyak lebih dari 500 guru honorer non kategori dari seluruh Kabupaten Sambas,  mendatangi Kantor Bupati Sambas, Rabu(14/3).

Kedatangan massa para pendidik ini bertujuan untuk meminta Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili agar menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi mereka. 

Perwakilan guru honorer per kecamatan diterima oleh Atbah di aula utama Kantor Bupati Sambas, satu per satu perwakilan diberikan kesempatan untuk menyampaikan uneg-uneg mereka. 

Ketua Forum Guru Honorer Non Kategori Kabupaten Sambas,  Syaifullah mengatakan,  Pemda Sambas mesti menerbitkan SK tersebut. 

"Kami meminta pemda agar mengupayakan SK bagi tenaga guru honorer di luar kategori 1 dan 2 untuk diberikan SK sebagaimana dilakukan oleh pemerintah daerah lainnya," ujarnya. 

SK tersebut kata dia, memegang peranan penting yang juga menyangkut kesejahteraan para guru honor non kategori. 

"SK sangat penting, karena dasar tersebut diperlukan agar sekolah bisa mengeluarkan dana BOS bagi tenaga honorer non kategori," ucapnya. 

Tak hanya itu,  keberadaan SK Bupati kata Syaifullah,  juga menjadi syarat penerimaan berbagai tunjangan yang disediakan oleh pemerintah pusat. 

"Kami tidak meminta dari APBD,  kami meminta SK karena ini adalah syarat utama bagi dikeluarkannya semacam nomor induk dari Kemendikbud, yang disertai berbagai tunjangan bagi guru honorer non kategori,  dan ini sumber dananya dari APBN bukan APBD," tegasnya. 

Tak hanya itu, keberadaan SK Bupati tersebut, juga amat diperlukan untuk sertifikasi guru. 

"Guru juga mesti memiliki sertifikat pendidik, maksudnya guru yang minimal sarjana linier, namun juga untuk mengikuti sertifikasi tersebut kita harus memiliki SK dari bupati," ujarnya.

Lebih dari 1 000 guru yang ada di Kabupaten Sambas adalah guru honorer non kategori yang tidak memiliki SK dari bupati. 

Keberadaan mereka memegang peran besar terhadap proses pencerdasan generasi bangsa, dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sambas. 

"Tenaga honor adalah ujung tombak bagi perputaran dunia pendidikan di Kabupaten Sambas," pungkasnya. (noi)