Atbah: Kedudukan Perempuan Mulia dalam Agama

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 197

Atbah: Kedudukan Perempuan Mulia dalam Agama
FOTO BERSAMA - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas, Hairiah berfoto bersama para perempuan peserta Pelatihan Perempuan Desa Kabupaten Sambas di Hotel Pantura Jaya, beberapa waktu lalu. (Humas)
SAMBAS, SP – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengungkapkan bahwa kedudukan kaum perempuan dalam ajaran agama sangat mulia. Kaum hawa mendapat derajat kemuliaan lebih baik tiga kali dibanding kaum pria. 

Pernyataan itu ditegaskan Atbah saat membuka kegiatan Pelatihan Perempuan Desa Kabupaten Sambas di Hotel Pantura Jaya, beberapa waktu lalu.

“Ini adalah pesan agar keberadaan perempuan mendapat tempat terbaik dalam segala aspek,” kata Atbah.

Hanya saja, penempatannya tetap harus memperhatikan kaidah syariat yang telah dituntuni ajaran agama itu sendiri. 

“Harus ada kebanggaan dengan hadirnya generasi kaum hawa yang mendapat kemuliaan dari Allah. Insya Allah itu berkah bagi daerah kita, bagi pembangunan kita,” ungkap Atbah. 

Atbah juga mengingatkan kaum hawa agar tak sampai melupakan kodrat sebagai perempuan, terutama bagi kaum hawa yang telah berkeluarga. Sangat penting memberikan perhatian serius dalam pembangunan keluarga. 

“Keluarga adalah fondasi awal semua dimulai. Untuk pembangunan generasi penerus yang hebat dan handal, keluarga punya andil besar. Lagi-lagi kaum hawa berperanan penting dalam keluarga,” kata Atbah.

Sementara Wakil Bupati Sambas, Hairiah menyebutkan, keberadaan kaum perempuan Kabupaten Sambas adalah potensi mempercepat pembangunan daerah. 

Karenanya, perempuan Kabupaten Sambas turut berpartisipasi dalam pembangunan. 

“Yang terpenting, jangan sampai kaum perempuan termarginalkan, jangan sampai ditinggalkan. Akan lebih baik jika kaum hawa kita ajak dan ikut serta atau berpartisipasi dalam pembangunan. Sesuaikan dan maksimalkan dengan aspek yang digeluti,” ujar Hairiah.

Hairiah berharap pelatihan bagi kaum perempuan Kabupaten Sambas dapat meningkatkan derajat ilmu kaum hawa. 

“Jadikan momentum kebangkitan kaum hawa Kabupaten Sambas menjadi lebih maju dalam syariat yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan agama. Kabupaten Sambas memerlukan perempuan-perempuan tangguh guna mempercepat pembangunan negeri ini,” kata Hairiah. (humas/nurhadi/bah)