DPRD Kalbar Kunker ke Sambas, Dewan Gali Data dan Informasi Kinerja Pemprov

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 117

DPRD Kalbar Kunker ke Sambas, Dewan Gali Data dan Informasi Kinerja Pemprov
KUNKER – Enam anggota DPRD saat menggelar kunjungan kerja di Pemkab Sambas, kemarin. (SP/Nurhadi)
Sebanyak enam anggota DPRD Kalimantan Barat menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Sambas. Tergabung dalam Panitia Khusus Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Barat, kunjungan ini dalam rangka menghimpun masukan, data, informasi terkait laporan tahun 2017.

SP - Ketua Pansus, Darso mengatakan, ada dua Kabupaten yang menjadi tujuan Tim Pansus. Selain Kabupaten Sambas, Kabupaten lainnya adalah Ketapang.

"Kunjungan ini dalam rangka menghimpun masukan, data, informasi terkait penyelenggaraan LKPj Gubernur Kalbar tahun 2017," kata Darso, usai pertemuan dengan Pejabat Pemkab Sambas, di Aula Utama Kantor Bupati, kemarin.

Informasi yang digali Tim Pansus diantaranya terkait program pendidikan, kesehatan, perekonomian hingga infrastruktur. "Pada prinsipnya, Tim Pansus ingin menggali informasi tentang pelaksanaan tugas provinsi di Kabupaten Sambas," sebut dia.

Harapan Darso, kunjungan Tim Pansus membuat lahir sinkronisasi antara Pemda provinsi dengan pemerintah kabupaten menjadi lebih baik dalam pembangunan. 

Tidak hanya itu, Darso menginginkan, semua produk kegiatan Pemvrop Kalbar dan kabupaten berdampak positif bagi Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sambas, Uray Tajudin saat menyambut kedatangan Anggota DPRD Kalimantan Barat itu, menyebutkan beberapa kondisi riil Kabupaten Sambas. Sekda mengharapkan, DPRD Provinsi Kalbar juga memberikan dukungan bagi kemajuan pembangunan.

"Pesatnya kemajuan di kabupaten akan berdampak pada baiknya pembangunan di provinsi. Karenanya sangat penting provinsi turut memberikan perhatian pada pembangunan di kabupaten," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Uray Tajudin menyampaikan beberapa kondisi Kabupaten Sambas, diantaranya kemajuan di sektor pelayanan PLBN Aruk. Sekda menyebutkan, saat ini PLBN Aruk sudah bisa melayani sektor road tax beberapa jenis kendaraan tertentu sesuai kesepakatan kedua belah pihak Indonesia dan Malaysia.

"Kita mohon dukungan, Insya Allah Agustus semua bisa clear, sehingga tidak ada lagi pembatasan kendaraan atau pengecualian kendaraan yang bisa melalui PLBN Aruk," harap dia.

Jembatan Sungai Sambas Besar, juga tidak luput dari pandangan umum Sekda. Dia berharap, DPRD Kalbar turut menyuarakan pentingnya pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar. 

“Terutama yang daerah pemilihan Kab Sambas, tentunya mengetahui benar betapa pentingnya jembatan tersebut," tutupnya. (nurhadi/ang)