Nasihat Bupati Atbah kepada Anak-anak, Bangun Cita-cita Tinggi dan Perdalam Ilmu Quran

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 179

Nasihat Bupati Atbah kepada Anak-anak, Bangun Cita-cita Tinggi dan Perdalam Ilmu Quran
BACA ALQURAN – Bupati Atbah saat memegangkan pelantang suara untuk anak yang tengah membaca ayat suci Alquran. Atbah mengingatkan generasi muda selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika sudah sedini mungkin dekat dengan Agama, pondasi akhlak akan ter
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili berharap generasi muda membangun cita-cita yang tinggi. Menurut dia, cita-cita adalah harapan dan doa. Namun untuk mewujudkan doa, harus dilakukan dengan langkah nyata, salah satunya belajar ilmu Alquran.  

SP - “Bercita-citalah yang tinggi, Insya Allah dan percaya bahwa Allah akan mengabulkannya,” kata Bupati, kemarin.

Atbah juga mengingatkan generasi muda selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika sudah sedini mungkin dekat dengan Agama, pondasi akhlak akan terbangun dengan baik. Diungkapkan Bupati, untuk memiliki akhlak yang baik, harus mampu membaca dan memahami ayat-ayat yang terkandung dalam Alquran.

Dia menjelaskan, ada tiga karakter orang belajar Alquran. Pertama, karakter atau tipe yang belajar karena menginginkan pujian dari orang lain. Ini adalah niat yang tidak baik. Karena belajar dan membaca Alquran bukan untuk menjadi sombong.

Karakter yang kedua tutur dia yakni belajar Alquran hanya bertujuan untuk mencari makan. Kata Atbah, ulama melarang jika kegiatan belajar atau mengajarkan membaca Alquran dengan meminta imbalan. Itu sama saja dengan mencari makan dari Alquran.

“Tetapi lain halnya jika ada yang memberi secara sukarela, ikhlas atas jasa kita mengajar membaca Alquran. Yang terpenting jangan mengharapkan imbalan atas jasa kita,” ingat dia.

Karenanya, Atbah menegaskan dalam program pembangunan yang dia usung, ada peruntukkan guru ngaji. Perhatian Pemda untuk guru ngaji dalam bentuk pemberian insentif.

“Memang belum semua bisa kita akomodir. Tetapi itu artinya ada keberkahan dari kita mengajarkan membaca Alquran,” ingat Atbah.

Sedangkan karakter ketiga adalah orang yang belajar Alquran hanya untuk mencari rido Allah. Inilah menurut Bupati yang harus diniatkan dalam setiap insan dalam belajar Alquran.

“Insya Allah, setiap insan, setiap hamba Allah yang ingin belajar Alquran hanya untuk mencari keridhoan-Nya, akan Allah angkat derajatnya,” ucapnya. 

Dia mencontohkan, Presiden Turki Erdogan, adalah salah satunya. Pemimpin bangsa Turki itu adalah orang yang hafal Quran, dan terbukti, Turki menjadi negara yang maju saat ini.

“Dengan Alquran kita harus lebih percaya diri. Harus ada kebanggaan bagi kita yang dekat dengan Allah. Tetapi jangan sampai sombong,” ingat Atbah. (nurhadi/ang)