Polsek Sajingan Besar Tangkap Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur

Sambas

Editor Indra W Dibaca : 196

Polsek Sajingan Besar Tangkap Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur
Tersangka perbuatan asusila saat diamankan di Mapolsek Sajingan Besar. (SP/Noi)
SAMBAS, SP - Polsek Sajingan Besar, Senin (23/7) mengamankan seorang laki-laki berinisial HT (36), atas perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui baru berusia 11 tahun dan merupakan siswi sekolah dasar.

Kapolsek Sajingan Besar, Iptu Amrens SH, Senin (23/7) mengatakan, tindakan asusila tersebut dilakukan tersangka di sebuah pondok kebun.

"Kejadiannya di sebuah pondok kebun yang berada di Desa Sanatab Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, pada Minggu 15 Juli 2018 sekira jam 17.00 WIB," ungkapnya.

Pelaku kata Kapolsek ditangkap oleh aparat di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

"Tersangaka kita tangkap pada hari Senin tanggal 23 Juli 2018 di rumahnya,  di Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan. Pada saat penangkapan terlapor tidak melakukan perlawanan dan selajutnya di bawa ke Mapolsek Sajingan Besar guna proses lebih lanjut," jelasnya.

Tersangka melakukan aksinya dengan cara mengelabui korban dengan iming-iming akan dibawa ke Pemangkat guna menjenguk adiknya yang sedang di rawat di rumah sakit.

"Pada hari itu sekitar pukul 15.00 WIB, terlapor mengajak korban ke rumah pamannya untuk menanyakan rencana menjenguk adik korban yang dirawat di Rumkit Pemangkat, dan setelah itu terlapor mengajak korban untuk melihat pemandangan di daerah tower yang berada di Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan Besar," katanya.

Kejadian selanjutnya, korban sempat mendapatkan perlakuan asusila dan melarikan diri ke arah sepeda motor mereka diparkirkan, pelaku kemudian mengantarkan korban pulang ke rumahnya.

"Keluarga korban yang merasa aneh dengan tingkah laku korban menanyakan hal tersebut kepada korban dan korban mengakui kejadian itu, dan selanjutnya pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Sajingan Besar untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal  81 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (noi)