Jaga Kelestarian Sungai, Polsek Sejangkung Gelar Lomba Mancing Udang Galah

Sambas

Editor Indra W Dibaca : 294

Jaga Kelestarian Sungai, Polsek Sejangkung Gelar Lomba Mancing Udang Galah
Lomba memancing udang galah di Sungai Sejangkung, Minggu (29/7). (SP/Noi)
SAMBAS, SP - Memperingati HUT Bhayangkara ke 72, Polsek Sejangkung dan masyarakat menggelar lomba mancing udang galah di Sungai Sejangkung yang juga terhubung dengan Sungai Sambas Besar.

Setidaknya 170 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Sambas ikut memeriahkan lomba memancing udang galah ini, Minggu (29/7). 

Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan lomba tersebut di sepanjang sungai.

Kapolsek Sejangkung, Ipda Wismo Haryono mengatakan, selain untuk memperingati HUT Bhayangkara ke 72, kegiatan ini juga dalam rangka mengkampanyekan pentingnya menjaga kelestarian sungai.

"Menjaga kelestarian sungai sangat penting, karena dengan demikian sungai yang terjaga ini akan baik pula ekosistemnya, biota sungai akan berkembang dan masyarakat akan merasakan dampak positifnya," kata Kapolsek, disela sela kegiatan, Minggu (29/7).

Kecamatan Sejangkung yang menjadi lokasi lomba tersebut merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang memegang peran penting bagi kehidupan masyarakat.

"Udangnya banyak, ini membuktikan ekosistem sungai sangat baik, semoga kegiatan ekonomi masyarakat yang bersumber dari hasil sungai semakin baik," katanya.

Lomba memancing udang di Sungai Sejangkung ini baru pertama kali diadakan, hasil peserta lomba kemudian ditimbang, udang galah yang paling berat menjadi pemenang.

"Kita berupaya menjaga lingkungan, baik itu masyarakat maupun DAS, beberapa waktu lalu kita menangkap pelaku pencemaran sungai yang menggunakan sianida, perlu waktu bagi sungai ini pulih, Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik," kata Kapolsek.

Ditegaskan Kapolsek, jajarannya akan selalu berusaha menjaga kelestarian sungai di wilayah Sejangkung, pelaku pencemaran akan ditindak sesuai hukum.

"Ikan dan udang kita yang cukup melimpah, silakan ditangkap dengan cara-cara yang tidak melawan hukum, seperti meracun sungai dengan tuba, obat-obatan, sianida dan lainnya, lalu menyetrum dan menggunakan peledak serta cara tak lazim lainnya yang bisa merusak ekosistem sungai dan merugikan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya," tegas dia.

Kapolsek berharap kegiatan serupa akan bisa diselenggarakan di masa mendatang dan menjadi agenda tetap di Sungai Sejangkung, Kabupaten Sambas.

"Selamat kepada pemenang dan semoga sungai kita selalu terjaga, kita harap agenda yang sama juga bisa kita gelar di masa mendatang dengan peserta se Kalimantan Barat," pungkasnya.(noi)