Karang Taruna Sabaran Wakili Kalbar di Tingkat Nasional

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 105

Karang Taruna Sabaran Wakili Kalbar di Tingkat Nasional
Ilustrasi. (Net)
SAMBAS, SP - Organisasi Karang Taruna Tunas Muda Kreatif, Desa Sabaran, Jawai Selatan, akan mewakili Kalbar dalam ajang seleksi dan orientasi pilar-pilar sosial berprestasi tingkat nasional.

Kepala Bidang Dayasos dan PFM, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sambas, Haliman mengatakan, orientasi pilar-pilar sosial berprestasi merupakan bentuk apresiasi Kementerian Sosial, kepada masyarakat yang berperan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Pada tahun sebelumnya, Karang Taruna asal Kabupaten Sambas, yakni Karang Taruna Pioneer dari Desa Rambayan Kecamatan Tekarang, juga mewakili Kalimantan Barat pada ajang serupa.

"Dengan segala keterbatasannya, karang taruna mampu mewujudkan prestasi ke tingkat nasional. Semoga ini menjadi tradisi pada tahun berikutnya,” ucapnya.

Dia juga mengapresiasi bimbingan dan binaan yang dilakukan oleh aparat desa terkait, serta pemerintah kecamatan, sehingga Karang Taruna Tunas Muda Kreatif bisa melenggang ke tingkat nasional mewakili Provinsi Kalimantan Barat.

"Semoga karang taruna di Kabupaten Sambas terus berprestasi dan meningkatkan kapasitas mereka, memiliki kepekaan sosial yang tinggi, kita juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada kepala desa dan perangkatnya, serta pemerintah kecamatan atas bimbingan mereka kepada karang taruna," pungkasnya.

Seperti diketahui, Pilar-pilar sosial adalah pelaku penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berasal dari unsur masyarakat sebagai mitra Kementerian Sosial yaitu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna, Organisasi Sosial/Lembaga Kesejahteraan Sosial (Orsos/LKS) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Dalam kegiatan orientasi dan seleksi pilar-pilar sosial berprestasi ini diharapkan terpilih pilar sosial yang dapat dijadikan model bagi pemberdayaan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) sekaligus memacu partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Pelaksanaan ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kesejahteraan Sosial. (noi/ang)