Meyambut Hari Kemerdekaan RI di Sambas, Gagal Kirim Paskibraka, Dispora Fokus Upacara di Kantor Bupati

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 284

Meyambut Hari Kemerdekaan RI di Sambas, Gagal Kirim Paskibraka, Dispora Fokus Upacara di Kantor Bupati
LATIHAN – Anggota pasukan pengibar bendera saat latihan dalam rangka memantapkan persiapan apel Kemerdekaan di Halaman Kantor Bupati Sambas, Kamis (9/8). Tahun ini, Sambas gagal mengirim pelajarnya menjadi Paskibraka di Istana Merdeka. (SP/Nurhadi)
Kabupaten Sambas absen mengirimkan pelajarnya menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) saat upacara kemerdekaan di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Hal ini berbeda dengan tahun 2017, di mana saat itu, Mia Talia siswi asal Kecamatan Tangaran berhasil lolos seleksi dan menjadi anggota Paskibra.

SP - Pada 2018 ini, pasukan pengibar bendera asal Kabupaten Sambas cukup mampu menembus seleksi hingga tingkat provinsi.

"Kita mengikutsertakan empat peserta namun hanya Lolos dua orang di tingkat provinsi saja, yakni Ringgo SMKN 2 Pemangkat dan Ivana dari SMAN 1 pemangkat,” kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sambas, Nizammudin, Kamis (9/8).

Sebagaimana diketahui, untuk tahun ini yang mewakili Kalbar untuk Paskibraka putri dari kota Singkawang dan putra dari Kabupaten Kubu Raya.

Kendati demikian, para anggota Paskibra tak perlu berkecil hati, pasalnya di Kabupaten Sambas upacara Hari Kemerdekaan pun tak kalah khidmat.

"Menjadi anggota Paskibra sudah merupakan prestasi tersendiri, saat ini persiapan kita sudah hampir matang, jumlah Paskibra semuanya ada 28 orang terdiri 14 putra dan 14  putri pelajar SMA/SMK se Kabupaten Sambas, latihan sudah kita mulai sejak 31 juli kemarin," ujarnya.

Proses karantina terhadap anggota Paskibra Kabupaten juga sudah dilakukan, agar mereka dapat berkonsentrasi berlatih dan menuntaskan tugas dengan baik.

"Mereka dikarantina sejak 31Juni sampai tanggal 19 Agustus, dan akan disertakan dalam karnaval kemerdekaan pada tanggal 18 Agustus nantinya, dalam karantina ini mereka juga tidak diperbolehkan untuk jajan di luar, maka makanan dan kesehatan mereka juga kita perhatikan,"ucapnya.

Selain pemantapan pelatihan kenaikan bendera dan penurunan bendera, mereka juga dilatih untuk melakukan pembentukan formasi 73, Hal ini dalam rangka ulang tahun RI yang ke-73. (nurhadi/ang)