PDIP Sambas Sampaikan Keberatan ke Panwaslu

Sambas

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 225

PDIP Sambas Sampaikan Keberatan ke Panwaslu
Ilustrasi. (Net)
SAMBAS, SP – Sejumlah pengurus PDI Perjuangan Sambas membuat laporan ke Panwaslu, Selasa (14/8). Laporan tersebut terkait dicoretnya seluruh calon legislatif partai berlambang banteng itu di daerah pemilihan satu, yang meliputi Kecematan Sambas, Sejangkung, Subah, Sebawi dan Sajad.

Koordinator Wilayah PDI Perjuangan Sambas, Darso mengatakan, sebagai partai politik yang memiliki struktur organisasi dari pusat hingga daerah, tentunya pencoretan itu terasa menyedihkan.

"Harusnya disampaikan secara dewasa jangan langsung mengatakan Dapil 1 itu kosong, seolah-olah memotong hak asasi orang lain,” kata Darso.

Memang ada aturan keterwakilan perempuan 30 persen, namun di satu sisi, justru memotong hak orang lain yakni sembilan Bacaleg lain. 

“Mestinya KPU menyampaikan hasil pleno PDIP Perjuangan satu orang perempuan administrasinya tentang hasil tes kejiwaan lewat dari tanggal 1 Agustus," ucapnya.

Darso juga meminta KPU Sambas, mempelajari yurisprudensi hukum yang terjadi di tingkat nasional. "Kami berharap kepada Bawaslu agar laporan ini bisa diterima dan melakukan mediasi secara kekeluargaan, namun jika memang tidak didapat jalan keluarnya maka partai kami siap untuk ke jenjang berikutnya," ucapnya.

Di tempat yang sama, Bacaleg PDIP Kabupaten Sambas, Uray Bima mengatakan, pihaknya sangat mematuhi PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Syarat Pengajuan Bacaleg yang mesti sehat jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

Diakuinya, PDI Perjuangan hanya menempatkan kader terbaik secara kualitas, untuk bertarung menduduki kursi parlemen.

"Kami sangat mengutamakan kualitas Bacaleg untuk menjadi legislator, karenanya tes kejiwaan yang dilakukan oleh tenaga profesional, serta hasil komprehensif sangat penting bagi kami, karena itulah Bacaleg kita yang perempuan tersebut dilakukan tes kejiwaan di RSJ provinsi," ucapnya.

Sementara staf pelaksana Bawaslu Sambas OKI Afriansyah membenarkan bahwa DPC PDIP Sambas telah membuat laporan keberatan.

"Ya, kita kedatangan tamu dari PDIP kabupaten Sambas, mereka melaporkan permohonan sengketa pemilu, yang dihadiri Ketua PDIP Sambas, pendamping atau LO partai dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas beserta kader-kader partainya," ungkapnya. (noi/ang)