Polres Sambas Bantah Isu Penculikan Anak

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 131

Polres Sambas Bantah Isu Penculikan Anak
Sambas, SP- Polres Sambas memastikan isu penculikan anak-anak di wilayahnya adalah hoax. Sempat beredar informasi di media sosial Facebook soal penculikan anak di Sambas.  

“Kita telah melakukan klarifikasi di daerah Desa Siapat, yang mana diisukan di media sosial Facebook ada upaya penculikan,” kata Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra, Selasa (9/10).

Menurut AKP Raden Real Mahendra, informasi itu tidak benar. Pemilik akun Facebook, Lexus Panca yang menyebarkan kabar penculikan itu ternyata mengaku hanya mendapat informasi dari Wasilah, temannya di Desa Siapat.

“Kami menemui Wasilah di Desa Siapat. Dikatakan dia, dicurigai ada seorang nenek yang mengedor rumahnya, kemudian yang membukakan pintu Kirana, anak perempuan pemilik rumah yang berumur 6 tahun. Nenek tersebut langsung duduk di ruang tamu dan Wasilah keluar dari kamar menanyakan keperluan nenek tadi,” kata Kasatreskrim AKP Raden Real Mahendra.

Karena kuatir dengan modus penculikan yang sering dibaca dari Facebook, Wasilah mengusir nenek itu  dan meminta bantuan tetangga.

Wasilah mengaku tidak pernah mengatakan ada penculikan. Dia juga tidak pernah memposting informasi penculikan ke Facebook. “Tapi karena cerita dari mulut ke mulut, masyarakat menyimpulkan terjadi penculikan. Padahal tidak ada,” ujar AKP Raden Real Mahendra.

Polisi kemudian menelusuri identitas nenek yang dimaksud ternyata bernama Hj Hanifah, warga Desa Pasar Melayu, Kecamatan Sambas. Hj Hanifah sudah lama menderita penyakit linglung.

Polisi meminta masyarakat berhati-hati menyebarkan berita, dan segera menghubungi polisi jika curiga terhadap orang asing.