Bupati Sambas Ajak Perusahaan CSR Iuran BPJS

Sambas

Editor Angga Haksoro Dibaca : 321

Bupati Sambas Ajak Perusahaan CSR Iuran BPJS
Sambas, SP - Pemerintah Kabupaten Sambas dan BPJS Kesehatan Singkawang melakukan sosialisasi Peraturan Bupati 30/2018 tentang Mekanisme dan Tata Cara Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR) di Kabupaten Sambas.

Dikatakan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili sudah saatnya mengoptimalkam peran perusahaan untuk pengembangan masyarakat diantaranya bidang kesehatan.

“Ini termasuk upaya optimalisasi peran perusahaan. Kami tentu tidak boleh memaksa. Ketulusan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan seperti kesehatan, juga menjadi kewajiban perusahaan,” kata Atbah, Kamis (8/11).

Pemkab Sambas, telah menyiapkan kuota 25 ribu jiwa untuk kepesertaaan BPJS Kesehatan. Total yang sudah mendapat manfaat sebanyak 22 ribu jiwa.

“Saya sudah sampaikan ke desa-desa bahwa pemda menyiapkan 25 ribu dan sudah tercapai 22 ribu, masih ada sisanya 3 ribu. Di sini ada tanggung jawab perusahaan yang namanya corporate social responsibility, nah ini kita ingin dioptimalkan dengan BPJS,” ungkapnya.

Akan tetapi hal ini masih dalam bentuk ajakan. Pemkab dan BPJS berharap perusahaan yang ada di Sambas tertarik untuk melakukan aksi sosial tersebut.

“Kami tidak akan pernah memaksa, tapi mengetuk nurani kepedulian dan jiwa sosial pengusaha. Hadirnya perusahaan dan investor di Kabupaten Sambas dapat secara maksimal dirasakan manfaatnya bagi lingkungan sekitar.”

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singkawang, Novi Kurniadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemkab  Sambas yang membuat peraturan CSR untuk kesehatan. Menurut Novi, ini pertama kali dilakukan pemerintah di Kalimantan Barat.

“Kami mengapresiasi Bupati Sambas yang mengeluarkan Perbup mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan yang mengarahkan penyaluran CSR perusahaan ke bidang kesehatan,” kata Novi Kurniadi.

Hal ini membuka kesempatan bagi banyak pihak untuk berdonasi dengan cara menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi mereka yang membutuhkan. “Artinya akan ada komitmen untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran mereka,” ujarnya.