Kamis, 19 September 2019


Pelantikan Dewan Disambut Aksi Tuntutan Mahasiswa

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 71
Pelantikan Dewan Disambut Aksi Tuntutan Mahasiswa

Temui Mahasiswa – Anggota DPRD Sambas periode 2019-2024 yang baru selesai dilantik menemui mahasiswa yang menggelar aksi menyampaikan tuntutan terkait kinerja para anggota dewan nantinya.

SAMBAS, SP – Pelantikan 45 anggota DPRD Sambas periode 2019-2024, Senin (9/9) diwarnai aksi tuntutan dari ratusan massa dari Aliasi Pergerakan Mahasiswa Kabupaten Sambas.

Pelaksanaan sumpah dan janji jabatan di gelar di gedung DPRD Sambas di lakukan tertutup. Sejumlah awak media yang hadir dilarang masuk ruang pelantikan.

Perwakilan mahasiswa, Oggy Akhmadany dalam orasinya meminta anggota dewan yang dilantik merealisasikan sembilan tuntutan yang mereka ajukan.

Tuntutan mashasiwa pada intinya meminta anggota dewan mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat, mengawal kebijakan Pemkab Sambas dan menerapkan asas transparasi dalam penggunaan anggaran daerah.

Kemudian salah satu poin meminta anggota dewan mengawal dana hibah agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik. Mahasiswa juga meminta dewan yang baru dilantik mendukung pengusutan dana hibah tahun anggaran 2017-2018 yang diduga bermasalah.

Setelah prosesi pelantikan anggota dewan usai, para mahasiwa disambut oleh seluruh anggota dewan Sambas di halaman gedung DPRD. Para anggota dewan juga menandatangani sembilan tuntutan para mahasiswa.

Mewakili anggota DPRD terpilih, Abu bakar yang juga sebagai Ketua DPRD sementara periode 2019-2024 mengatakan, semua tuntutan mahasiswa akan diperjuangkan selama masa jabatan menjadi anggota dewan.

"Kami bersumpah siap memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan masyarakat Sambas," katanya.

Abu Bakar juga mengungkapkan jabatan yang diemban merupakan amanah yang besar diamantakan oleh masyarakat Sambas.

"Kami setuju dengan tuntutan mahasiswa dan akan segera ditindaklanjuti," ungkapnya.

Pihaknya kata Abu Bakar juga juga akan mengajak mahasiswa untuk membantu mengawal dan menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan di Sambas agar pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Sambas benar-benar pro rakyat.

"Kami juga memohon doa, meskipun anggota dewan, kami juga manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan salah, jika nanti ada kesalahan dalam bekerja, kami siap duduk satu meja bersama mahasiswa untuk menyelesaikan persoalan," katanya. (noi/jee)