Rabu, 29 Januari 2020


KPU Harap Media Massa Ikut Awasi Pilkada Sambas

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 113
KPU Harap Media Massa Ikut Awasi Pilkada Sambas

Pertemuan – Sejumlah awak media menghadiri pertemuan bersama pimpinan dan komisioner KPU Sambas, Selasa (26/11). KPU berharap dukungan pengawasan dari media massa dalam pelaksanaan Pilkada Sambas 2020. ist

SAMBAS, SP – Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Sambas menggelar diskusi dan gathering bersama sejumlah wartawan di Sambas, Selasa (26/11).

Ketua KPU Sambas, Sudarmi mengatakan menilai, peran media massa untuk kesuksesan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Sambas sangat penting

"Kami perlu diskusi dan menerima masukan dari rekan media, lewat momen ini diharapkan ada masukan yang disampaikan ke kamui,” harap Sudarmi.

Sejauh ini Sudarmi menilai, pihaknya berhasil menjalankan amanah demokrasi dengan cukup baik berkat masukan dan bantuan dari rekan wartawan.

"Ada dua penghargaan KPU Sambas terbaik tingkat provinsi, yaitu mengenai data pemilih dan distribusi manajemen logistik. Keberhasilan ini berkat bantuan kawan-kawan media yang aktif memberitakan dan memberi masukan," ujarnya.

Sudarmi juga berharap pelaksanaan Pilkada Sambas 2020 juga mendapat pengawasan dari media massa. Prinsip transparansi jelas Sudarmi juga akan selalu dikedepankan KPU Sambas kepada insan sehingga kontrol positif terhadap kinerja KPU akan menghasilkan Pemilu yang berkualitas.

"Kita juga merencanakan sayembara maskot dan jingle Pilkada Sambas. Ini kita lakukan agar ada unsur pendidikan politik dan mendukung kreativitas demokrasi masyarakat kita," paparnya.

Pada Pilada 2020, KPU Sambas mendapat anggaran dana Rp38 miliar. Anggaran tersebut kata Sudarmi diplot untuk komposisi empat pasang calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas dengan komposisi tiga pasang diusulkan oleh partai politik dan satu pasang melalui jalur perseorangan.

“Jika animo masyarakat tinggi dan ternyata pasangan calon lebih dari empat pasang, maka anggaran bisa diadendum atau dilakukan penambahan melalui pemerintah daerah," tukasnya. (noi/jee)