PN Sanggau Vonis Uncle Ong Seumur Hidup, JPU Minta Banding

Sanggau

Editor sutan Dibaca : 595

PN Sanggau Vonis Uncle Ong Seumur Hidup, JPU Minta Banding
Sidang Ong Bok Seong alias Uncle Ong, WN Malaysia di PN Sanggau, Jumat (23/9). (SUARA PEMRED/ SAIPUL)
SANGGAU, SP – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sanggau menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada terdakwa Ong Bok Seong, alias Uncle Ong,  warga negara Malaysia yang terbukti membawa narkoba jenis sabu seberat 11,2 kilogram.

Keputusan ini dibacakan dalam persidangan, Jumat (23/9).
Vonis yang dijatuhi oleh hakim ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengancam terdakwa dengan hukuman mati.

Sedangkan terdakwa lain yakni, Abang Hendri Gunawan, warga Indonesia yang bertindak menjadi supir mobil pembawa sabu, majelis hakim menjatuhkan vonis 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurangan.

Sidang dimulai pukul 09.20 WIB dan dipimpin Hakim Ketua, Didit Pambudi, Hakim Anggota I John M Seda Noa Wea, Hakim Anggota II Maulana Abdillah dan Panitera, Pramulia.

Menanggapi putusan vonis yang dijatuhkan hakim kepada, Jaksa Penuntut Umum, Ulfan Yustian Arif, mengatakan akan melakukan upaya hukum lanjutan.


“Keputusan persidangan merupakan kewenangan penuh majelis hakim, tapi dengan keputusan yang dikeluarkan, kita akan melakukan upaya banding, karena sesuai dengan ketentuan KUHP," kata Ulfan.

Ia melanjutkan pihaknya akan memaksimalkan waktu selama satu minggu untuk berfikir terhadap vonis terdakwa.
"Waktu tersebut akan kami pergunakan untuk mematangkan memori banding kami," tuturnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum terdakwa, Munawar Rahim, mengaku tidak sependapat dengan vonis hakim. Menurutnya, terdakwa hanya kurir yang disuruh membawa sabu.


"Terdakwa ini  hanya korban, dari fakta dipersidangan terdakwa ini bukan bandar, hanya orang yang disuruh Avo membawa barang tersebut ke Indonesia," jelasnya.

Jika kilennya menolak atau tidak sependapat dengan vonis hakim, Munawar mengaku menyerahkan sepenuhnya upaya hukum selanjutnya kepada kedua kilennya tersebut.


"Kalau mereka berdua ini merasa kurang puas atau tidak sependapat dengan vonis yang dibacakan hakim di depan persidangan tadi, saya serahkan sepenuhnya kepada mereka, yang jelas saya siap membantu,” pungkasnya.(pul/jee/sut)