Polres Sanggau Kembalikan Uang KUD Rp 8,2 Miliar

Sanggau

Editor sutan Dibaca : 636

Polres Sanggau Kembalikan Uang KUD Rp 8,2 Miliar
Polres Sanggau merilis kasus dugaan penggelapan gaji petani KUD Tut Wuri Handayani Kecamatan Mukok di Mapolres Sanggau. (SP/saiful fuad)
SANGGAU, SP – Kapolres Sanggau, AKPB Donny Charles Go mengungkapkan, barang bukti sebesar Rp 8.301.105.800 dalam kasus dugaan penggelapan gaji petani KUD Tut Wuri Handayani di  Kecamatan Mukok segera dikembalikan ke petani.

  
“Saya dengan kejaksaan dan pengadilan sudah berkoordinasi,  bagaimana gaji petani yang menjadi barang bukti ini bisa segera dikembalikan ke petani, sehingga mereka tidak menjadi korban ketidakadilan di dalam proses hukum ini,” kata Donny.

  
Donny menyebutkan uang yang berhasil diamankan dari tersangka, Silfanus Pitus alias Sil, sebesar Rp8.301.105.800. Sementara uang yang akan dikembalikan kepada KUD sebesar Rp Rp 8.297.935.500 dan uang yang menjadi barang bukti sejumlah Rp3.170.300.

Menurut Donny, tujuan inti penegakan hukum yaitu menegakkan keadilan. Jika masyarakat yang menjadi korban harus berkorban lagi menunggu proses hukum yang begitu lama, maka aspek keadilan tidak terpenuhi di sini.


“Maka kami akan segera kembalikan uang itu ke petani,” ujar Donny.

Saat rilis kasus tersebut, Silfanus Pitus alias Sil hadir,  termasuk Ketua dan Pengurus Inti KUD Tutwuri Handayani.
Acara tersebut dirangkai dengan penyerahan barang bukti kepada KUD Tutwuri Handayani yang diterima langsung ketuanya, Marten Lutter disaksikan Donny Charles Go, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sanggau, Enda Budiansyah dan Ketua Pengadilan Negeri Sanggau, Ahmad Irfir Rochman.

Diberitakan sebelumnya, uang milik KUD Tut Wuri Handayani sebanyak Rp 8,4 miliar itu terbakar di dalam mobil Toyota Fortuner KB 761 D di Desa Semuntai, Kecamatan Mukok pada Senin (17/10) siang.

Polisi lantas mencium aroma kejanggalan dalam peristiwa kebakaran itu.
Diketahui bahwa Sil pada Senin (17/10) sekitar pukul 10.45 WIB mencairkan uang petani TBS KUD Tut Wuri Handayani SP 2 Mukok di Bank BRI Cabang Sanggau sebesar Rp8.402.798.000. Uang itu milik 2.000 petani plasma.

"Peristiwa  kebakaran mobil Fortuner KB 761 D yang dikemudikan oleh tersangka Sil, ternyata hanya rekayasa pelaku untuk menguasai uang Rp8,4 miliar milik KUD Tut Wuri Handayani di SP 2 Mukok," ungkap Waka Polres Sanggau, Kompol Edwin Saleh beberapa waktu lalu.

Edwin Saleh mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi banyak menemukan kejanggalan kejanggalan, diantaranya mobil dalam kondisi baik dan tidak ditemukan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran.

Abu bekas kebakaran tidak sesuai dengan jumlah uang yang terbakar dan sebagainya. Akhirnya polisi membawa pengemudi, Silfanus Pitus dan satu orang penumpang mobil, Jame Kisnodi yang juga selaku Sekretaris II koperasi tersebut ke Mapolres Sanggau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan itu, tanpa membuang-buang waktu, Kapolsek bersama tim pada Senin malam sekitar pukul 23.00 Wib melakukan penggeledahan di rumah Silvinus di Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas. 

Di lokasi ini, polisi menemukan uang sebesar Rp4,7 miliar yang disimpan di bawah tempat tidur. Kemudian ditemukan juga sepeda motor  yang di dalam joknya ditemukan uang Rp100 juta. Selanjutnya Polisi menggeledah mobil milik Hadi Prawoto, di dalam mobil tersebut ditemukan uang Rp100 juta dan satu unit Air Softgun. (pul/bah)